Reporter : Muh. Yadi

BANDUNG, Mattanews.co – Posyandu merupakan salah satu kunci dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menggelontorkan dana hibah untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sebesar Rp3,9 miliar.

Dana sebesar tersebut diperuntukan, sebagai pengembangan berbagai program posyandu di Kota Bandung.

Sebelumnya, Pemprov Jabar menyerahkan dana hibah revitalisasi posyandu untuk Kabupaten Sumedang, Bekasi dan Sukabumi, dengan nilai yang anggaran yang berbeda.

Dana yang bersumber dari APBD Jawa Barat tersebut, agar dapat meningkatkan pelayanan posyandu yang maksimal demi tercapainya SDM yang handal.

Dana Hibah Bantuan Operasional Posyandu APBD Provinsi Jabar tahun 2019.

Ini diperuntukan menyediakan bahan makanan tambahan sebagai media penyuluhan gizi masyarakat.

Besaran dana hibah revitalisasi posyandu di setiap penerima sesuai dengan jumlah anggaran, dikeluarkan Pemprov Jawa Barat melalui pos APBD Jabar melalui mekanisme dibagikan ke seluruh Kecamatan masing – masing daerah.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, dana hibah revitalisasi posyandu sudah didistribusikan ke seluruh posyandu tersebar di setiap Kecamatan.

Untuk Pemkot Bandung sendiri, menerima hibah sebesar Rp 3,9 miliar yang didistribusikan ke 1.978 posyandu.

“Alhamdulillah setiap Posyandu yang menerima bantuan dana hibah sudah melaporkan,” ujarnya usai mengikuti sosialisasi Penggunaan Dana Hibah Revitalisasi Posyandu Pemkot Bandung 2020, di Gedung Serbaguna Bandung, Rabu (19/2/2020).

Menurutnya, setiap Posyandu mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp1,750 juta.

Untuk total keseluruhan sebesar Rp3.461.500.000. Sedangkan sisanya dialokasikan untuk kelompok kerja.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here