Reporter : Dewan Richardi

BATANGHARI, Mattanews.co Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari Jambi menyambut kunjungan kerja (kunker) Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Rifai.

Kedatangannya ini dalam pemantauan perencanaan kesiapan pelaksanaan pembangunan jembatan penghubung, di Desa Singkawang Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, pada hari Senin (9/3/2020).

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI Rifai mengatakan, dirinya sengaja hadir untuk melihat kondisi langsung keadaan jembatan yang akan di bangun.

Karena dalam hal ini, Provinsi Jambi mendapatkan dana hibah dari BNPB sebesar Rp36,9 miliar.

Dimana meliputi dari Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.

“Disini saya juga bermaksud untuk melihat langsung seberapa jauh kesiapan daerah dalam pelaksanaannya nanti, serta disini saya juga menyambut baik kesiapan-kesiapan Pemkab Batanghari guna mempercepat pembangunan ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir yang dimungkinkan terjadi pada bulan April nanti.

Serta menghindari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pada kemarau nanti agar kegiatan tidak terganggu pelaksanaannya.

Sekda Batanghari Bakhtiar mengatakan, Pemkab Batanghari sangat berterimakasih atas bantuan dari BNPB RI, yang telah ingin membantu Kabupaten Batanghari, atas perencananaan pembangunan jembatan yang akan di bangun di Desa singkawang ini.

“Di sini saya juga sangat bersyukur, karena dalam hal pembangunan jembatan ini sangat berguna bagi masyarakat umum, baik itu akses perjalanan untuk anak sekolah, kendaraan bermotor dan memudahkan masyarakat untuk menuju dari Desa satu ke Desa lainnya” ucapnya.

Dijelaskan Bakhtiar, perlu diketahui dengan adanya pembangunan nanti.

Jembatan penghubung di Desa Singkawang ini juga,akan memudahkan 5 desa,yang akan melaluinya untuk menuju Desa lainnya.

Desa tersebut yaitu Desa Singkawang, Kelurahan Sridadi, Desa Terentang, Desa Jangga Baru dan Desa Bulian Baru.

“Saya berharap juga untuk pembangunan jembatan ini sebelum bulan Desember 2020 sudah dapat di pergunakan masyarakat,” ucapnya.

Karena menurutnya, adanya pembangunan jembatan ini sangat di inginkan oleh masyarakat sejak Tahun 2009 lalu serta dapat digunakan oleh masyarakat.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here