Reporter : Nisya

OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) bekerjasama dengan operator Jalan Tol Trans Sumatera, mengawasi keluar keluar masuk angkutan barang dan orang yang melintasi Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung Sumsel.

Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, Husin mengatakan, langkah-langkah preventif ini untuk mencegah masuknya virus corona ke Bumi Bende Seguguk.

“Kita ambil langkah-langkah khususnya di tol ini sebagai upaya preventif untuk mendeteksi atas orang-orang yang masuk ke Kabupaten OKI, khususnya dari daerah yang sudah terkena wabah COVID-19” ujarnys, saat melakukan pemantauan posko COVID-19 di ruas Tol Pematang Panggang-Kayuagung, Kamis, (26/3/2020).

Husin mengungkap, berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI, saat ini terpantau sebanyak 16 orang di Kabupaten OKI masuk kategori dalam pemantauan (ODP) dan 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Kita terus tingkatkan kewaspadaan dan pengawasan terkait status COVID-19 di Kabupaten OKI. Juga selalu diperbaharui datanya,” ungkapnya.

Husin menghimbau kepada masyarakat, untuk mematuhi himbauan pemerintah tetang jaga jarak fisik untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Masyarakat juga dihimbau untuk pro aktif melaporkan, jika ada tamu luar daerah maupun keluarga yang baru pulang dari daerah terdampak.

“Kita patuhi himbauan pemerintah, hindari dulu kegiatan yang melibatkan orang banyak dan masyarakat agar pro aktif melaporkan kepada apparat terdekat terkait kedatangan orang luar ke OKI” tandasnya.

Sementara PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Tol Pematang Kayuagung, memutuskan untuk menghentikan aktifitas di rest area sepanjang tol Pematang Panggang-Kayuagung yang memang belum diserahterimakan dari kontraktor.

“Kami menutup aktivitas di rest area ini karena memang belum selesai masa kontruksi dan belum siap” Ungkap Yoni Satyo perwakilan PT HK di rest area Km 277.

Selain itu bersama pihak Kecamatan Mesuji Raya, pihaknya juga menonaktifkan para pedagang kaki lima di sekitaran rest area tersebut.

Hal ini menurut dilakukan, sebagai bentuk dukungan gerakan pisical-distancing yang digalakkan oleh pemerintah.

Agar mencegah bertambahnya penularan Covid-19 di sarana infrastruktur yang menjadi fasilitas publik.

Hutama Karya, lanjutnya, memastikan bahwa perusahaan tetap akan berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi pengguna tol.

Terlebih di tengah merebaknya wabah Covid-19, dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan guna pencegahan penyebaran virus yang lebih meluas.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here