Reporter : Agustoni

LAHAT,Mattanews.co
Menindaklanjuti Permenkumham No. 10 Tahun 2020 dan Kepmenkumham M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Lapas kelas II A Lahat melakukan upaya-upaya untuk segera merealisasikannya. Setelah melakukan sosialisasi kepada WBP, maka kinerja Lapas Lahat semakin keras membuat SK untuk WBP yang memenuhi syarat terkait Permekumham tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam sejak Permen dan Kepmen itu terbit. Didukung dengan kebijakan Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan sehingga Warga Binaan Pemasyarakatan mendapatkan hak tersebut terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Pasca Merebaknya Virus Covid 19 awal Maret 2020 lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lahat mulai melakukan asimilasi 78 warga binaannya.Tangis haru terlihat di wajah warga binaan ini menyambut gembira pada saat pihak Lapas melakukan kebijakan tersebut.Sebelumnya area parkir Halaman Lapas beberapa waktu ini sepi pengunjung dan ditutup pasca munculnya Virus Covid 19.

”Anak-anakku Warga Binaan yang menjalani asimilasi, saya berharap untuk tetap menjaga nama baik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat, dengan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, menjaga kesehatan, melakukan komunikasi intens dengan keluarga dekat, meluangkan waktu untuk tinggal di rumah bersama keluarga,” ujar Maliki

Lapas Lahat sangat menyambut baik kebijakan ini karena dengan memberikan kesempatan asimilasi kepada WBP akan berdampak positif untuk menekan _over capasity_ yang selama ini terjadi sehingga dapat mengurangi resiko penyebaran Covid-19 di Lapas Lahat.
Mari bersama-sama dan bersatu melawan Covid-19 dengan memutus penyebarannya.
(Rilis Humas Lapas)

Editor : fly

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here