Reporter : Dewan Richardi

BATANGHARI, Mattanews.co– Bulan Suci Ramadhan, adalah bulan yang dinantikan umat Islam sedunia. Namun di Ramadhan tahun 1441 Hijriah saat ini, pukulan telak bagi muslim sedunia di hampir beberapa negara besar dan berkembang.

Hal itu dikarenakan merebaknya Virus Corona (Covid-19), yang pertamakali muncul disalah satu kota besar di tiongkok pada akhir Desember lalu. Pandemi Corona (Covid-19) sangat berpengaruh kuat terhadap peradaban umat manusia. Tidak kali ini saja, di beberapa puluhan tahun bahkan ratusan tahun lalu peradaban manusia juga pernah diserang beberapa Virus mematikan.

Bahkan dampak Virus Corona (Covid-19) tidak hanya di perkotaan saja, popularitas Virus berukuran nanometer ini bahkan sampai ke kota-kota kecil di indonesia tak terkecuali di Batanghari.

Hal itu membuat salah seorang warga mengungkapkan kesedihannya pada awak media mattanews.co, saat duduk bersama di salah satu tempat kuliner di Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari Jambi.

“Sedih yang harus kita rasakan dalam menjalankan ibadah puasa kali ini, coba kita lihat masjid kosong, tak ada sholat sunat tarawih, tak terdengar alunan merdu suara bacaan ayat-ayat Al-Qur’an,” pungkas Topik, Jumat (24/04/2020) dini hari.

Diharapkan Topik, semoga badai cobaan dari Allah.SWT segera berlalu, dan peradaban umat manusia dapat kembali hidup normal seperti sebelumnya.

“Mari kita berdoa sesuai ajaran dan kepercayaan masing-masing, agar azab yang diberikan ini segera berlalu,” tambahnya.

Dilanjutkan Topik, Kembali melihat angka 25 ditahun 2020. Ada 4 hari besar ditahun 2020, 25 Januari Imlek merupakan Hari Raya orang Tionghoa, 25 Maret Nyepi adalah Hari Raya umat Hindu, 25 Mei Idul Fitri Hari yang dinantikan Umat Muslim dunia dan terakhir adalah Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember dan merupakan Hari Raya Umat Nasrani.

“Apakah ada rahasia yang terkandung didalam angka 25 tersebut, tidak ada jawaban pasti yang bisa kita dapatkan, ini merupakan rahasia sang pencipta,” tutup Topik dengan wajah sedih.

Editor : Poppy Setiawan

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here