Reporter : Mateus Tekege

DEIYAI PAPUA, Mattanews.co– Dedominasi gereja yang ada di wilayah distrik tigi barat tidak akan pernah tutup gereja, Jumat (1 Mei 2020) di Tigi barat, Deiyai- Papua.

Mengingat pandemi Corona (Covid-19) dedominasi gereja di seluruh Papua juga di Indonesia bahkan di Dunia telah tutup, Namun bagi kami dedominasi gereja di wilayah tigi barat tidak akan pernah tutup.

Bagi siapa dia yang memberanikan diri untuk datang menutup gereja – gereja di wilayah tigi barat, maka kami seluruh umat kristiani siap taruhan nyawa demi mempertahankan kelancaran beribadah di gereja.

Ketua mudika paroki Segala Orang Kudus “S.O.K” Diyai Petrus Pigome, mengatakan kami umat kristiani dari berbagai dedominasi gereja yakni, Gereja Katholik, Kingmi dan GKII yang ada di wilayah distrik tigi barat dengan tegas menolak bila pihak tertentu yang ingin mau menutup gereja kami.

“Para pimpinan dedominasi gereja yang ada di wilayah distrik tigi barat sudah kami saling kordinasi bahwa kata Petrus, di wilayah kami tidak akan menutup gereja sampai kapan pun,” Terangnya.

Sementara itu wartawan media ini mengkonfirmasi kepastian kepada wakil ketua klasis Kingmi tigi barat Dance Bobii, S.Th mengatakan, Sampai kapan pun kami tidak akan pernah tutup gereja yang ada di wilayah tigi barat.

Untuk apa kami mau tutup gereja sementara Dadu,Togel, Pasar, Kios – kios jalan besar saja belum ditutup, tetapi kenapa hampir semua gereja di Papua ditutup. Bagi kami dedominasi gereja yang ada di wilayah tigi barat terang Bobii, tidak akan tutup gereja kami sampai kapanpun kalaupun Corona (Covid-19) ini merajalelah di Deiyai Papua.

Saya heran saja, kita di Deiyai belum ada terbukti positif Corona (Covid-19) namun ada beberapa gereja di luar tigi barat yang sudah ditutup. Kenapa gereja ditutup sementara tempat – tempat umum di Deiyai belum juga di tutup? Tanya wakil ketua Klasis di Tigi Barat.

Editor : Poppy Setiawan

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here