Reporter : Dewan Richardi

BATANGHARI, Mattanews.co – Bantuan Pemerintah Kabupaten Batanghari terhadap warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi diduga tidak tepat sasaran.

Informasi tersebut didapat oleh awak media dari akun Facebook bernama Junaidi yang merupakan warga RT.06 Kelurahan Kembang Paseban.

“Masyarakat Kelurahan Kembang Paseban demo, masalah bantuan banjir. Tidak tepat sasaran, dan dikendalikan oleh pihak tertentu, ada apa di sebalik itu, mau dibawa kemana bantuan banjir,” tulisnya di Status akun Facebook nya.

Awak media coba menghubungi Junaidi melalui pesan singkat WhatsApp.

“Iya kami menuntut keadilan Bantuan Banjir, yang namanya bantuan itu jangan di pilah-pilah. Bantuan tersebut disalurkan melalui Kantor Camat Mersam,” ungkap Junaidi melalui pesan singkat WhatsApp.

Dilanjutkan Junaidi, bahwa bantuan tersebut seharusnya diterima oleh tiga RT yang terkena banjir.

“Iya khusus di RT saya 06 satupun tidak ada warga yang menerima bantuan, padahal saya lah yang pertamakali terkena banjir. Ada 3 RT di Kelurahan kami yang terkena banjir yakni RT.04, 05 dan 06,”  ungkap Junaidi.

Junaidi berharap kedepannya Pemerintah tidak ada pilih kasih dalam penyaluran bantuan terhadap warga yang terkena bencana.

“Kalau bantuan keluarga miskin bolehlah, sesuaikan peruntukkannya, bagi yang terkena bencana harus merata pembagiannya,” tutup Junaidi.

Sementara itu, Salman selaku Camat Mersam saat di konfirmasi hanya memberikan keterangan singkat.

“Ya, saya sedang sakit,” balas Salman seadanya.

Selaku Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batanghari Samral Lubis mengatakan jika terkait hal tersebut memang datanya terlambat. “jadi yang masuk dulu di kirim, nanti menyusul kalau datanya lengkap. Itulah yang saya dengar dindo ada mis komunikasi tentang datanya,” ujar Samral Lubis.

Menurutnya, untuk perlu diketahui masyarakat yang menerima bantuan apa saja isi paket sembako yang disalurkan pemerintah melalui BPBD.

“Jumlah paketnya lupa berapa totalnya, tapi isi paket tersebut ‘Sarden 5 kaleng, Mie instan 10 bungkus, susu 2 kaleng, Gulo pasir 2 kg, Kecap 2 botol, Sauce 2 botol,” jelas Samral Lubis.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here