Reporter : Andri

PRABUMULIH, Mattanews.co – Diduga melakukan penghinaan terhadap Walikota (Wako) Prabumulih Ir.Ridho Yahya lewat cuitan bernada “wako maling dana bansos” di Media Sosial (Medsos) Facebook, membuat tim kuasa hukum Pemkot Prabumulih mengambil tindakan dengan melaporlan hal tersebut ke Polres Prabumulih.

Bersama, Kabag Hukum dan Perundang undangan (UU), Sanjay Yunus didampingin kuasa hukum Pemkot Jhon Fiter.SH dan Kabag Humas dan Protokol, mengtakan, unggahan penghinaan yang dilakukan oleh akun FB alexander Projo (AP) kepada Wako Prabumulih dan telah diterima laporannya oleh SPKT Polres Prabumulih yang tercantum dalam Nomor:LP/B/109/V/2020/Sumsel/Res Prabumulih pada hari jum’at (22 /5/ 2020) terkait UU ITE.

Kuasa hukum Pemkot,Jhon Fiter membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp. “Kami sudah melapor ke Polres Prabumulih akan hal tersebut, laporan kita sudah diterima, selanjutnya akan kita serahkan sepenuhnya kepada Polisi,” Sabtu (23/05/2020)

Unggahan akun (AP) yang sempat viral tersebut juga mendapatkan tanggapan dari ketua organisasi FMCD (Forum Masyarakat Cinta Damai) Kota Prabumulih Hanafi. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan akun AP benar-benar sangat disayangkan apalagi diketahui kejadian ini akan dilakukan tindakan hukumnya. “Sangat disayangan postingan seperti itu masih berani dilakukan padahal tudingan yang ditujukan belum tentu kebenarannya,” ungkap Hanafi.

Sambungnya, kalimat tudingan yang dilakukan di musim pandemi Covid-19 sangatlah tidak wajar untuk disebarkan ditengah masyarakat dengan informasi yang disebarkan apa lagi cuma di Medsos yang sama sekali kita tidak ada hak dan kapasitasnya untuk membuat atau mentransmisikan berita tersebut. “Masyarakat saat ini membutuhkan ketenangan dengan info dan berita yang lebih baik dalam menghadapi masa pembatasan skala besar-besaran (PSBB) yang sudah berlaku saat ini,” harapnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here