Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Nasir

Banyuasin, Mattanews.co Untuk menjalin silaturahmi ke jurnalis, Dinas Pendidikan (Disdik) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Bincang Jumat Barokah, Jumat (6/12/2019).

Acara yang diawali senam bersama di Taman Kota Kabupaten Banyuasin Sumsel ini, dibuka kata sambutan dari Wakil Bupati Banyuasin Slamet Sumosuntono.

“Inilah bentuk kerjasama kemitraan yg dibangun dan saling kontrol¬†permaslahan¬† apa yg terjadi. Kritikan yang membangun dan bersenergi saling mengingatkan,” ujarnya.

Sekda Kabupaten Banyuasin Senen Har mengungkapkan, pemerintah mempunyai kontrol sosial harus bebenah dan meningkatkan kemitraan.

“Juga berkeadilan dengan semua media di Kabupaten Banyuasin. Semua info yg akurat tidak hoax menjadi acuan dalam pemberitaan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin Muhamad Yusuf menyinggung sedikit masalah pemberitaan tentang baju batik yang sempat diberitakan media pada beberapa waktu yang lalu.

“Anggaran baju batik, tas, buku ini di peruntukan untuk siswa SD kelas 1 dan siswa SMP kelas 1. Pada tahun anggaran 2019 dibagikan setiap kali bupati Banyuasin kunjungan ke wilayah yang ada di Banyuasin,” ucapnya.

Menurutnya, semua biaya tersebut tidak dipungut biaya apapun. Jika ada oknum yang melakukan pungutan liar (pungli), langsung dilaporkan ke pihaknya.

Untuk anak SMP kelas 1 tahun 2019 ini di anggarkan sebanyak 17.646 lembar baju batik, 17.646 unit tas dan 17.646/pk buku.

Sedangkan untuk siswa SD kelas 1 di anggarakan 10.606 lembar baju, 10.606/pk Buku, dan 10.606 unit tas.

Terkait beredar isu tentang Ujian Akhir Sekolah (UAS), pemerintah belum menganggarkan cetak soal untuk UAS. Sedangkan Ujian Nasional (UN) nanti  baru dianggarakan.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here