Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Pemerintah Repubrik Indonesia melalui Kementrian Tenagakerja akan melaksanakan program bantuan penerima subsidi upah dimana salah satu persyaratannya pekerja tersebut terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan yang sekarang di panggil BPJamsostek menyambut baik program bantuan penerima subsidi upah yang dilakukan oleh pemerintah ini.

Arief Budiarto, Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel menyampaikan bahwa melalui program yang dicanangkan pemerintah ini merupakan nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek selain mendapatkan perlindungan dari resiko kerja dalam bentuk Kecelakaan Kerja, Kematian, Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

“BPJamsostek jajaran Kanwil Sumbagsel siap mendukung program bantuan penerima
subsidi upah ini, kami siap menjalankan tugas dan amanah yang telah diberikan pemerintah
dan kami akan menyiapkan data sebagaimana yang dipersyaratkan,” kata dia.

Dari data yang terdapat di BPJamsostek, pihaknya menyisir pada data peserta aktif katagori Penerima Upah / pekerja formal dengan upah dibawah 5 juta perbulan berdasarkan data upah pekerja yang dilaporkan oleh pemberi kerja dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan tidak termasuk data pekerja yang bekerja di induk perusahaan BUMN, Lembaga Negara, Instasi Pemerintah sedangkan Non ASN berhak
dapat subsidi atas program ini.

Arief menjelaskan bahwa saat ini BPJamsostek Jajaran Kantor Wilayah Sumbagsel yang tersebar di 5 provinsi antara lain Sumatera Selatan, Jambi, Lampung Bengkulu dan Bangka Belitung telah melakukan penyisiran data dengan nama, alamat maupun NIK untuk peserta aktif yaitu sebesar 893.778 TK (data: 30 Juni 2020) dimana progress pemutakhiran nomor rekening TK sudah mencapai 25% atau sebesar 222.053 TK (data: 12 Agustus 2020, Jam 10.00 WIB).

“Kami di bawah Jajaran Wilayah Sumbagsel telah menginformasikan kepada perusahaan untuk melengkapi data nomor rekening pekerja yang upahnya dibawah 5 juta sesuai yg dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia.

Arief menambahkan bahwa pelaksanaan program ini memerlukan peran serta semua pihak serta peran aktif pelaku usaha. BPJamsostek Sumbagsel juga menghimbau agar perusahaan tertib dalam pembayaran iuran salahsatunya dengan melaporkan upah pekerja atau bagi yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJamsostek dapat segera didaftarkan.

“Saya menilai momentum ini dapat kita jadikan sebagai momentum transformasi baik transformasi ekonomi
maupuntransformasi karakter sebagai Warga Negara yang baik untuk mematuhi regulasi dimana perusahaan wajib mendaftarkan pekerjanya ke BPJamsostek dan bagi para pekerja ini adalah hak mereka untuk mendapatkan perlindungan,” kata dia.

Dengan adanya program ini pihaknya menghimbau agar perusahaan segera melengkapi dan melaporkan nomor rekening para pekerja dan juga melakukan pengecekan atau validasi apakah upah pekerja tersebut benar dibawah 5 juta.

“Kami juga membutuhkan peran serta semua pihak
agar bantuan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi kita semua. Sekali lagi kami BPJamsostek menyambut baik program bantuan penerima subsidi upah dan siap melaksanakan amanah ini dengan sebaik baiknya,” tutup Arief.

Editor : Chitet2

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here