Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Poppy Setiawan

JAKARTA BARAT, Mattanews.co–Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi masyarakat Betawi Meruya Utara yang sampai saat ini masih terjaga.

Hari Kedua hari Raya Idul Fitri 1441 hijriah, ratusan masyarakat memadati pemakaman-pemakaman yang ada di daerah tersebut hingga menyebabkan kemacetan.

Seperti di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kubur Batu Meruya Utara, Jakarta Barat, Meskipun Lebaran kali ini berlangsung ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), secara berangsur pemakaman itu mulai dipadati masyarakat setempat. Sejumlah masyarakat membawa air serta bunga untuk ditabur di atas pemakaman sanak saudara yang telah meninggal dunia.

“Setiap hari raya Idul Fitri kita ziarah ke kubur ini, tidak hanya di hari raya saja namun sebelum memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Adha kita juga ziarah. Kebetulan ini makam orang tua saya,” kata Herman Susilo, peziarah dipemakaman tersebut. Senin, (25/5/2020).

Tidak banyak ritual yang dilakukan saat berziarah, saat di pemakaman peziarah membaca surat yasin, tahlil dan berdo’a serta membersihkan pemakaman kerabat dan sanak saudara jika terlihat semak serta kotor.

Editor : Poppy Setiawan

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here