Adsafelink | Shorten your link and earn money

Reporter : Dewan Richardi

BATANGHARI, Mattanews.co – Sekretariat Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Batanghari Sasmi Irawan kesal dengan kader PAN yang dinilai tidak beretika. Lantaran terkait salah seorang kader PAN M.Mahdan datang di salah satu acara partai dengan menggunakan atribut partai lain

“Semestinya yang bersangkutan harus mengerti etika yang berlaku, karena saat ini masih menyandang status sebagai kader PAN di Batanghari,” ujar Sasmi Irawan kepada Mattanews.co Rabu (12/08/2020).

Kronologisnya diceritakannya M. Mahdan adalah anggota DPRD aktif dari fraksi PAN. Tiba-tiba pihaknya mendengarkan kabar beliau mendatangi acara pengumuman bakal calon yang di usung partai lain bertempat di kantor partai PDI-P di Kantor PDI-P Provinsi Jambi beralamat di jalan H. Kamil No.46 RT. 13, Kecamatan Jambi Selatan beberapa waktu lalu.

Hal itu disebutnya langsung menjadi perbincangan di kalangan elit Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Batanghari.

“Sampai saat ini belum ada surat keterangan pengunduran diri dari partai PAN oleh M. Mahdan. Namun di media sosial sudah tersebar M. Mahdan mengenakan almamater kebesaran dari partai lain,”keluhnya.

Disisi lain diketahui kehadiran Mahdan terkait undangan pengumuman bakal calon kepala daerah di usung oleh partai PDI-P. Ternyata Yunninta Asmara bersama dirinya M. Mahdan. Menanggapi hal itu Sasmi Irawan menyatakan, tegas partai PAN sendiri telah mengusung pasangan lain.

“Yang bersangkutan boleh menyatakan diri sebagai bakal calon wakil kepala daerah, namun jangan membawa bendera PAN. Karena seperti yang kita tahu, PAN sudah secara resmi mengusung Hafiz Fattah – Camelia untuk menuju pilbup Batanghari 2020,” tegasnya.

Selanjutnya disisi lain Ketua DPD PAN Batanghari, M. Hafiz Fattah dikabarkan berencana akan memanggil kadernya tersebut. Lalu juga pihaknya disebutkan melapor ke DPW PAN untuk ditindaklanjuti.

“Jika pak Mahdan benar sudah menjadi kader partai lain, kita tidak akan tergesa-gesa mengambil keputusan tersebut. Karena itu masih isu yang berkembang, biarlah sikap partai diputuskan oleh DPW,” kata M. Hafiz Fattah saat dikonfirmasi memberikan pernyataan singkatnya

Saat dikonfirmasi M. Mahdan malah menerangkan terkait dirinya sekarang mencalonkan kepala daerah melalui partai PDI-P. Namun secara detail terkait alasannya sebagai kader PAN datang dan menggunakan atribut partai selain PAN tidak dijelaskan secara lugas.

“Kalau tersurat memang belum, tapi secara lisan sudah disampaikan. Saya daftar di PAN kan untuk dapat dukungan, juga merupakan bentuk penyampaian secara tertulis mau maju di pilkada 2020,” jelasnya singkat.

Editor : Lintang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here