Diduga Dianiaya Oknum Polisi Hingga Meninggal, LBH Dampingi Keluarga Korban Lapor ke Polda Sumsel

0
596

Reporter : Yulie Afriyani

PALEMBANG, Mattanews.co – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang menyambangi Polda Sumsel guna mendampingi keluarga korban Delta (27) bin Mawardi yang diduga korban penganiyaan dan penembakan oleh oknum Polisi di Polres Kabupaten Empat Lawang hingga meninggal dunia, Senin (21/05/2019).

Dikatakan LBH Palembang Taslim SH MH, pihaknya mendampingi Mawardi selaku orang tua korban ke Polda Sumsel untuk mendapatkan keadilan karena korban Delta meninggal dunia dengan ditemukan bekas luka lebam disekujur tubuh serta bekas luka tembakan. “Jadi menurut keterangan ayah korban serta foto foto yang kami terima, korban mengalami lebam disekujur tubuh serta bekas tembakan. Diduga kuat korban Delta mengalami penganiyaan oleh oknum Polisi yang bertugas di Polres Empat Lawang,” terangnya saat dimintai keterangan usai melaporkan kejadian ke Sentra Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel.

Taslim yang juga didampingi sejumlah anggota LBH Yusmarwati SH, Juardan Gultom SH dan Linda SH menuturkan jika pihaknya siap mengawal perkara tersebut hingga selesai dan keluarga korban mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya. “Barang bukti berupa foto serta para saksi cukup kuat. Kami melaporkan kejadian ini ke Polda Sumsel supaya kasus benar benar ditindaklanjuti secara benar,” tegas dia.

“Kejadiannya sendiri berlangsung pada tanggal 13 Mei 2019 silam, dimana korban Delta ditangkap aparat Polres Empat Lawang atas dugaan tindak kekerasan alias begal pada tanggal 13 Mei 2019 silam sekitar pukul 03.30 WIB. Namun pihak keluarga bersikukuh jika korban tidak pernah terlibat kasus atau masalah hukum lainnya. Hingga setelah ditangkap pada pukul 21.00 WIB dihari yang sama terdengar kabar jika Delta meninggal dunia, akhirnya ditemukan bukti lebam disekujur tubuh serta bekas tembakan, namun sempat dilaporkan ke Propam Empat Lawang atas inisiatif keluarga korban sendiri tanpa kami dampingi dan akhirnya kami laporkan juga ke Polda Sumsel ini,” beber Taslim.

Ditempat yang sama, orang tua korban Delta yakni Mawardi mengungkapkan jika ia dan keluarga lainnya sangat berharap mendapatkan keadilan. Dirinya tak menyangka bila anaknya (red_Delta) meninggal dunia karena diduga telah dianiaya oknum Polisi. “Saya minta keadilan, kalau anak saya salah jelaskan dan buktikan salahnya apa dan dimana. Kami sebelumnya sudah laporkan kejadian ini ke Propam Polres Empat Lawang, tapi tanpa didampingi pihak LBH dan hari ini kami lapor juga ke Polda Sumsel,” ucapnya.

“Sekitar pukul 03.30 WIB shubuh hari Senin tanggal 13 Mei 2019 keluarga mengabarkan jika Delta anak saya itu dijemput Polisi Polres Empat Lawang. Lalu saya besuk ternyata tidak ada lagi di lokasi penangkapan,  setelah pukul 21.00 WIB saya dapat kabar anak saya meninggal dunia di RS umum Tebing Tinggi Empat Lawang. Saya mencari keadilan, kesalahannya apa anak saya itu,” tutupnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY