Kapolres Labuhanbatu Antisipasi 12 Potensi Kerawanan di Indonesia

0
40

Reporter : Ricky Faerdinal

Labuhanbatu, Mattanews.co Operasi Lilin Tahun 2019 yang merupakan operasi Kepolisian terpusat, akan dilaksanakan selama 10 hari dimulai pada tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 1 Januari 2020.

Kegiatan ini secara serentak di seluruh Indonesia. Dimana, fokusnya pengamanan adalah 61.308 objek yang diprioritaskan.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan sekitar 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI dan 55.258 personel yang berasal dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya.

Demikian pidato sambutan Kapolri Jendral Idham Aziz yang dibacakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat ketika pimpin upacara gelar pasukan Ops Lilin 2019 di lapangan Mapolres Labuhanbatu, Kamis (19/12/2019).

Agus Darojat menyebutkan, dari prediksi Intelijen, ada 12 potensi kerawanan yang harus diantisipasi bersama.

Dari ke-12 potensi tersebut antara lain aksi terorisme, kejahatan konvensional, rawan kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, kebakaran akibat petasan dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

“Berkaitan hal tersebut, kepala satuan wilayah (Kasatwil) harus dapat bersinergi dengan stakeholder untuk menekankan langkah antisipasi yang pro aktif. Serta menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing,”ucap Agus Darojat.

Dia juga menyampaikan, beberapa penekanan kepada petugas pengamanan Ops Lilin 2019, untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas.

Terutama tetap jaga kesehatan, pastikan setiap hari personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawab, lakukan deteksi dini dengan menekan titik-titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

“Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan ‘Buddy System’. Mantapkan kerjasama, sinergitas, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Agus Darojat menuturkan, semoga pelaksanaan Ops Lilin 2019 dapat berjalan dengan baik.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan dan keselamatan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” katanya.

Usai upacara gelar Ops Lilin 2019, dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti berupa Miras 232 Botol dari berbagai jenis merk dan mesin Jackpot 5 Unit.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY