Kuasa Hukum: Kasus Dugaan Pengelapan Mobil Milik Alamsyah itu Kewenangan Penyidik Polda

0
250

Reporter : Selfy

PALEMBANG, Mattanews.co – Bergulirnya laporan dugaan penipuan dan penggelapan satu unit mobil, yang dilaporkan Alamsyah dengan tanda bukti lapor : STTLP / 663 / pada 3 September 2018 ke Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, terhadap pelaku IM beberapa lalu, kewenangan sepenuhnya penyidik dalam di proses atau tidaknya. Hal tersebut disampaikan kuasa hukum IM, Suwito Winoto SH kepada wartawan online media ini, Rabu (11/09/2019).

“Diproses atau tidak laporan klien kami ini adalah kewenangan penyidik. Hanya saja, menurut kami ini perkara perdata. Dimana, klien kami sudah melakukan itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Dengan memberikan jaminan 1 unit mobil dan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) kepada korban. Perlu dijelaskan, kasus antara Alamsyah dan IM masih berjalan di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, berdasarkan nomor perkara 108/Pdt.G/2019/PN.Plg yang sampai saat ini sedang dalam proses persidangan,” papar Kuasa Hukum IM, Suwito Winoto SH.

Dikatakan Suwito, kliennya masih dalam kondisi tidak sehat (sakit_red) dan di Opname di rumah sakit karena diabetes, harus mendapat pengobatan katarak di belakang lensa mata dan syaraf mata.

“Sakitnya ini menimbulkan sakit yang luar biasa. Dalam proses hukum perdata, klien kami selaku penggugat, sementara Alamsyah sebagai tergugat,” terangnya.

Penggugat telah mendaftarkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang pada hari Jumat tanggal 24 Mei 2019 dengan nomor perkara 108/Pdt.G/2019/PN.Plg dengan majelis hakim : Toch Simanjuntak SH MHum, Subur Susanto SH MH, Adi Prasetyo SH MH dan panitera pengganti, M afiudun SH MH. Sidang perkara nomor 108/Pdt.G/2019/PN.Plg antara IM pertama kali digelar tanggal 19 Juni 2019 dengan agenda kelengkapan berkas.

Tergugat tidak pernah hadir pada saat sidang pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, dan keenam di persidangan. Padahal, tergugat telah dipanggil secara patut dari Pengadilan Negeri Klas IA Palembang. Dikarenakan tergugat tidak menghadiri sidang pada hari Rabu tanggal 11 September 2019 di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang. Majelis hakim menunda sidang untuk minggu depan, Rabu tanggal 18 September 2019 dengan agenda bukti surat dari penggugat.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY