Pemkab Lahat Sosialisasi Konflik Harimau dan Manusia ke 2 Kecamatan

0
178

Reporter : Agustoni

Lahat, Mattanews.co – Peristiwa serangan hewan buas jenis Harimau Sumatra beberapa bulan ini, semakin membuat resah warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kecemasan ini terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedesaan. Akibatnya warga jadi takut dan enggan pergi bertani maupun berladang.

Kekhawatiran warga tersebut bukan tanpa sebab. Hingga saat ini tercatat empat orang korban yang meninggal dunia karena serangan sang Raja Hutan.

Empat korban meninggal dunia yang ditemukan warga semuanya dalam kondisi mengerikan dan tragis. Tubuh korban penuh dengan gigitan bahkan sebagian organ tubuhnya hilang.

Melihat keadaan ini akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat Sumsel, langsung berinisiatif membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Konflik Harimau dan Manusia.

Tujuannya adalah mencari solusi agar serangan hewan buas ini bisa diatasi sehingga masyarakat dapat bekerja secara normal kembali.

Melalui jajaran Kominda Lahat beserta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat Sumsel, BKSDA Regional II Lahat dan Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Semendo, Jumat (27/12/2019) melaksanakan monitoring dan sosialisasi himbauan di dua kecamatan diantaranya Kecamatan Mulak Ulu dan Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kaban Kesbangpol Lahat Surya Desman, Kepala DLH Lahat Agus Salman, Perwakilan BKSDA Regional II Lahat Makmum, Perwakilan KPH Semendo Wahyudin.

Pertemuan tersebut membahas tentang sosialisasi dan himbauan pada masyarakat agar waspada jika beraktivitas di luar rumah.

“Seperti kita ketahui, dua wilayah kecamatan ini merupakan tempat Harimau melintas dan melakukan serangan terhadap manusia, kami menghimbau agar warga selalu hati – hati dan waspada dengan adanya kehadiran binatang buas ini,” jelas Kabag Kesbangpol Surya Desman.

Desman melanjutkan, kegiatan tersebut merupakan langkah awal dibentuknya Satgas Penanganan Harimau Sumatra, yang bertujuan untuk memonitor berbagai informasi dan masukan warga terkait aktivitas Harimau Sumatra di wilayah tersebut.

Desman menuturkan, Bupati Lahat Cik Ujang menginstruksikan agar Satgas ini dapat segera melakukan aksi dan langkah nyata.

“Tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan. Harapanya adalah memberikan informasi informasi apapun yang berkaitan dengan kinerja Satgas nantinya,” ucapnya.

Hal selaras juga diutarakan Agus salman selaku Sekertaris Satgas Lahat. Dirinya akan bersinergi dengan BKSDA dan KPH semendo untuk memaksimalkan kinerja dalam Satgas Penanganan Harimau kedepan.

“Informasi sangat kami harapkan dari masyarakat disini. Saya berharap warga dapat membantu Satgas nantinya agar kita cepat mendapatkan solusi hadirnya Harimau ini,” katanya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY