Kursi Lowong Wakil Bupati Ogan Ilir Segera Diisi

70

Kursi Lowong Wakil Bupati Ogan Ilir Segera Diisi

Oleh : Amriza Nursatria

Setelah cukup lama jabatan wakil bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan kosong karena ditinggalkan oleh Ilyas Panji Alam yang naik jadi bupati, DPRD Ogan Ilir selaku lembaga yang berwenang mengisi jabatan tersebut segera akan melakukan proses pengisian tersebut. DPRD Ogan Ilir bahkan sudah membentuk panitia pemilihan yang anggotanya perwakilan dari fraksi-fraksi yang ada.

Sebelumnya bupati ogan ilir terdahulu, Ahmad Wazir Nofriadi harus terhenti dari jabatannya dan digantikan oleh wakilnya Ilyas Panji Alam.

Bergulirnya rencana pengisian jabatan wakil bupati yang cukup strategis itu, telah menjadi wacana dan perbincangan beberapa hari ini. Perbincangan mengacu kepada, siapa kiranya putra terbaik Ogan Ilir yang pantas menduduki kursi itu.

Mengacu pada aturan yang ada, maka partai yang berhak mengajukan kadidat calon wakil bupati Ogan Ilir itu adalah Pantai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Hanura dan PPP.

Keempat partai politik itu merupakan partai pengusung dan pendukung pasangan AW Nofiadi -Ilyas Panji Alam saat berlaga dalam pilkada Ogan ilir tahun 2015 lalu.

Ada beberapa figur yang cukup pantas mengisi jabatan wakil bupati yang bakal segera diisi tersebut. Figur-figur itu adalah Endang Putra Utama, Aspar Muchtar, Irwan Noviatra dan Yulizar Dinoto (Partai Golkar), Wahyudi Maruwan (PDIP), Sobli dan Eko Agus Sugiarto (HANURA) dan KH Musleh Qori (PPP).

Ada juga nama-nama lain yang juga berkualitas namun mereka tidak punya basis partai atau partai politiknya bukan sebagai partai pendukung pasangan AW Nofiadi-Ilyas Panji Alam dahulu.

Nama-nama yang patut dipertimbangkan tersebut adalah Iklim Cahya (KONI/Partai berkarya), Ahmad Nahrowi (mantan sekda/PKB), Herman SH (Birokrat), Muhsin Abdullah (Birokrat, tokoh pemuda, tokoh otomotif), Rahmadi Djakfar (PBB/Tokoh pemuda) dan Ahmad Syafei (Partai Nasdem).

Terlepas siapapun kelak yang akan menjadi calon lalu kemudian terpilih oleh DPRD Ogan Ilir melalui voting, sesungguhnya jabatan wakil bupati cukup strategis dan penting dalam struktur pemerintahan di Kabupaten Ogan Ilir.

Cukup disayangkan jabatan yang strategis itu tidak segera diisi dan dibiarkan lowong cukup lama. Padahal dengan tugas bupati yang padat dan kompleks maka posisi wakil bupati menjadi vital dalam membantu tugas-tugas bupati.

Oleh sebab itu, memasuki tahun baru 2019 yang merupakan tahun rawan karena ada momen pemilihan presiden dan anggota legislatif, masyarakat sangat berharap proses pengisian jabatan wakil bupati Ogan Ilir dapat berlangsung lancar dan cepat. Tidak ada intrik-intrik politik berlebihan yang akhirnya membuat proses pemilihan menjadi tersendat bahkan batal karena tidak ada titik temu di lembaga terhormat tersebut.

Figur yang terpilihpun, selain memang mumpuni dalam dunia pemerintahan dan diterima masyarakat, diharapkan bisa bekerja sama dengan bupati yang sedang menjabat sehingga roda pemerintahan dan proses pembangunan di Kota Santri ini dapat berjalan dengan lancar dan percepatan pembangunan di Ogan Ilir dapat tercapai.

Selamat Bekerja Tim Panita Pemilihan…

loading...

LEAVE A REPLY