ASB Desak Kejati Sumsel Segera Usut Dugaan KKN di Pemkab Muratara

0
111

Reporter : Diah

Palembang, Mattanews.co – Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) bersama mahasiswa dan masyarakat Palembang, mengelar aksi demonstrasi damai di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel).

Aksi yang digelar pada hari Jumat (8/11/2019), yang berlokasi di Jalan Gubernur H.A Bastari Jakabaring Palembang ini, merupakan demo lanjutan untuk menuntut Kejati Sumsel mengusut laporan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara).

Menurut Koordinator Aksi (Korak) Johanes Firano, berdasarkan laporan keuangan Pemkab Muratara di tahun 2018, ditemukanaya dugaan kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan. Terlebih PPOPD belum dilaksanakan secara memadai.

Beberapa yang disoroti yaitu kekurangan kas, kekurangan volume atas 22 paket pekerjaan belanja modal pada 4 OPD dan dana hibah Bupati Muaratara.

“Dari laporan tersebut ada indikasi praktik KKN pada Pemkab Muratara soal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 dan Dana Hibah Bupati Musi Rawas,” katanya.

Dari hasil invetigasi di lapangan juga, ditemukan dugaan korupsi dari jual beli gas bagian negara KKS Pertamina Hulu Energi (PHE). Dugaan dana korupsi ini tidak hanya dinikmati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel saja, namun juga PT PDPDE Sumsel yang mendapatkan jatah yang fantastis.

Melalui aksi demonstrasi ini ASB meminta Kejati Sumsel tegas dalam menyelidiki kasus yang merugikan negara. Kasus ini juga tercatat dari laporan LHP BPK RI.

“Kita meminta Kejati Sumsel mengusut dugaan KKN ini dan membentuk tim khusus di lapangan. Serta segera menetapkan tersangka atas penjualan Gas Bagian Negara di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE)yang saat ini berubah nama menjadi PT.Sumsel Energi Gemilang,” ucapnya.

Massa juga mendesak Kejati Sumsel untuk melakukan mutasi jabatan terhadap Kejati Kabupaten Muratara, yang lambat dalam mengungkap kasus KKN ini.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY