4 Hari Tinggal di Tenda Darurat, Pengungsi Asal Hualoy Belum Tersentuh Bantuan

0
57

Reporter : Fitrah

MALUKU, Mattanews.co – Ribuan pengungsi korban gempa asal desa Hualoay Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sudah empat hari tinggal di tenda – tenda darurat pengungsian namun hingga sekarang belum tersentuh bantuan dari Pemkab SBB.

Informasi yang dihimpun media ini dari beberapa warga pengungsi setelah empat hari pasca gempa, para pengungsi asal Hualoy sampai saat ini belum menerima bantuan dari Pemkab SBB padahal keadaan masyarakat saat ini semakin memburuk.

“Para pengungsi yang saat ini masih menggunakan tenda darurat, bila terjadinya hujan di malam hari warga tidak bisa tidur karena dimasuki air, dan ini sangat buruk untuk kesehatan,” ucap salah satu pengungsi.

Bukan itu saja ditenda – tenda pengungsian terlihat anak anak, orang tua serta ada pula ibu hamil yang berteduh dengan masih gunakan tenda tenda darurat.

Selain itu pula diketahui masih ada kekurangan obat – obatan serta selimut, makanan, padahal sangat di butuhkan oleh para pengungsi saat ini. Bahkan titik terkuat gempa dikabarkan tidak bisa lagi menyuplay kebutuhan pokok masyarakat yang ada di wilayah ini khususnya masyarakat desa Hualoy.

Jika hal ini dibiarkan berlarut – larut maka akan dikwatirkan kondisi warga di tempat pengungsian semakin buruk,Jadi intinya kami sangat butuh bantuan dari pemkab SBB ini masalah kemanusian harus secepatnya di sikapi oleh Pemkab setempat.

Penjabat Hulaoy H Tubaka saat di wawancarai media ini Minggu (29/09/2019) via selulernya mengatakan jika sampai saat ini pengungsi desa Hualoy belum terima bantuan dari pemkab SBB dalam bentuk apapun.” Kami hanya menunggu bantuan dari pemkab SBB saja saat ini dan itu belum ada, baik makanan, selimut maupun tenda dan lainnya,” ucapnya.

Dirinya pun membenarkan adanya ibu hamil yang sudah melahirkan dan di tangani oleh bidan puskesmas tomalehu kecamatan amalatu Kabupaten SBB.

“Untuk itu kami hanya berharap ada bantuan dari Pemkab SBB, kami hanya menunggu tindakan Pemkab SBB untuk beri sentuhan kepada pengungsi Hualoy yang saat ini masih ada di hutan mendiami tenda tenda darurat,” tutupnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY