40 Persen Warga Sumut Belum Nikmati Air Bersih

0
28

Reporter : Tison

MEDAN, Mattanews.co Kebutuhan air minum bersih yang seharusnya dinikmati seluruh warga Indonesia, ternyata belum dirasakan sepenuhnya oleh warga Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dalam rapat Pembahasan Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional di Kawasan Perkotaaan Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang), di Ruang EWP Tambunan Kantor Gubernur Sumut, Kamis (13/2/2020).

Rapat ini digelar dalam rangka untuk percepatan pembangunan SPAM Regional Mebidang, guna memenuhi kebutuhan air baku bagi masyarakat.

Menurut Edy, air sangat penting dalam kehidupan. Selama air menjadi kepentingan umat, apapun harus dilakukan.

Karena itu, dia berharap pembangunan SPAM Regional Mebidang secepatnya dilakukan. Sehingga seluruh masyarakat Sumut, terutama Mebibang dapat menikmati air bersih.

“Saat ini ada sekitar 40 persen lagi warga Sumut yang belum menikmati air bersih,” ujarnya.

Dia pun tidak setuju jika kebutuhan air bersih yang belum tersebar di Sumut, akibat debit air sungai berkurang.

Padahal di Sumut, tanahnya tidak pernah retak-retak seperti di Pulau Jawa.

“Mungkin yang kurang. Itu menurut saya adalah (karena) kita, bukan airnya. Artinya, kita yang tidak mampu mengolah air sebagai anugrah dari Allah SWT yang kurang baik,” ungkapnya.

Edy Rahmayadi berharap agar Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR, dapat segera menyelesaikan pembangunan SPAM secepatnya.

Permintaan Gubernur Edy ini langsung diamini Yudha Mediawa, Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR.

Diungkapkannya, SPAM Regional sudah berjalan, namun dia mengaku heran mengapa di Sumut, terutama Mebidang belum berjalan.

“Insya Allah kami dukung. Kita akan mengolah air dengan baik. Kita berharap kegiatan ini bisa jalan secepatnya. Kalau pembangunan SPAM Regional Mebidang berhasil, tentunya bisa dikembangkan di daerah lain di Sumut,” ucapnya.

Dia juga melihat kapasitas air di Sumut sangat banyak, tapi masyarakat Sumut bisa kekurangan air.

“Kita siap untuk mendukung. Insya Allah ini bisa berjalan,” ujar Yudha.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution sangat mengapresiasi dan mendukung penuh, digelarnya rapat pembahasan pembangunan SPAM Regional Mebidang.

Akhyar berharap, rapat ini mempercepat selesainya pembangunan SPAM Regional Mebidang.

“Jika pembangunan selesai dilakukan, Insyaallah dapat memenuhi kebutuhan air baku di Kota Medan dan sekitarnya. Untuk itu Pemko Medan sangat mendukungnya,” jelas Akhyar.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY