Balon Bupati Fakfak Independen Ini Siapkan Strategi Pembangunan Daerah

0
398

Reporter : Mokhsen

Fakfak, Mattanews.co – Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Fakfak Papua Barat, turut diisi salah satu bakal calon (balon) yaitu Untung Tamsil.

Alumnus S2  Magister Ekonomi Pembangunan (MEP) Tahun 2011 Universitas Cendrawasih ini, maju sebagai balon Bupati berpasangan dengan Yohana Dina Hindom atau disingkat UTA_YOH.

Dirinya sangat optimis akan lolos pada proses verifikasi, dan siap bertarung dengan calon lain yang menggunakan jalur Partai Politik.

Untung Tamsil tampak percaya diri dengan jalur independen yang dipilihnya di Pilkada Fakfak 2020.

Ada beberapa yang menjadi target yang akan diperjuangkannya jika terpilih jadi Bupati Fakfak 2020.

Pria berdarah campuran Sulawesi, Fakfak dan Maluku itu berkomitmen, akan mendukung kebijakan pusat dalam mendorong investasi daerah .

Kepada Mattanews.co, Untung Tamsil menyampaikan telah mempersiapkan strategi percepatan ekonomi pembangunan di daerah.

Menurutnya, perlunya ada lompatan pembangunan yang lebih terarah bersinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, distrik dan kampung.

“Selain program Minawisata yang akan menjadi prioritas, (Pariwisata/Perikanan) terdapat program strategis ekonomi lainnya yaitu bidang pertanian, perkebunan dan perikanan budidaya,” ungkapnya, Jumat (24/01/2020).

Saat berkunjung di Distrik Mbaham Dandara,Tomage dan Bomberay beberapa waktu lalu. Untung Tamsil mempunyai impian yang sama dengan Ibu Yohana Hindom kepala dinas Koperasi dan UKM.

Dimana, impian mereka akan mendorong wilayah-wilayah tersebut sebagai  penghasil komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan budidaya.

“Investasi didaerah perlu digalakan, rakyat kecil petani dan nelayan harus ada perubahan peningkatan produktivitas dan. ekonominya,” ucapnya.

Masyarakat di kampung, lanjutnya, masih hidup serba kesusahan. Dia menilai, banyak warga di kampung yang butuh perubahan, peningkatan perekonomian.

Salah satunya dengan mengelola secara tepat hasil perkebunan, pertanian dan perikanan budidaya sehingga dapat membiayai kehidupan keluarganya.

UT sapaan akrabnya juga berkomitmen akan mencari investor yang siap menanamkan modalnya. Dengan membangun pabrik-pabrik yg langsung dapat memproduksi hasil komoditi tersebut.

“Beberapa daerah yang bisa didorong diantaranya adalah Tomage dan Bomberay untuk perkebunan Tebu dan dibangun pabrik Gula. Lalu di wilayah Distrik Mbaham Dandara kita dorong budidaya udang dan hasil budidaya jenis ikan air tawar lainnya,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPD KNPI Fakfak itu mengungkapkan, hasil produksi warga akan digandeng kerjasama dengan LNG. Sehingga bisa dipasarkan ke dalam dan luar kabupaten Fakfak.

“Dengan ini lapangan kerja akan terbuka, petani dan nelayan pembudidaya akan lebih mandiri dan sejahtera nantinya,” katanya.

Dirinya juga melihat bahwa kawasan Bomberai,Tomage dan Bhamdandara perlu ada percepatan dari akses pelayanan pemerintahan. Termasuk kawasan distrik yang lain yang ada wilayah gunung dan pesisir.

“Jika Allah SWT berkehendak lolos sebagai Bupati, saya akan berkantor di distrik-distrik dalam berapa waktu bila perlu selama setahun bergilir disetiap distrik,” ungkapnya.

Dinas-dinas terkait akan ikut serta supaya bisa melayani secara baik masyarakat disana.

Diakuinya, kebijakan tersebut memang berat,namun untuk mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat, mendorong pembangunan wilayah tersebut maka harus dilakukan.

“Koperasi Unit Desa (KUD) dikampung kita aktifkan kembali, kelembagaannya diperkuat termasuk BumKam dan SDM-nya dibina secara terpadu,” ujarnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY