Bupati Labuhanbatu Sebut 46 Persen Warganya Adalah Pujakesuma

0
336

Reporter : Ricky

Labuhanbatu, Mattanews.co – Bupati Malang Sanusi dan rombongannya, melakukan studi replikasi tentang Pengembangan Budi daya Kelapa Sawit dan Pengolahan Hasil Kelapa Sawit di Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, Senin (16/12/2019).

Rombongan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur disambut dan diterima langsung oleh Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ketua DPRD, Sekdakab, Kepala OPD dan sejumlah Camat di Nuansa Hotel Rantauprapat Labuhanbatu.

Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe, mengucapkan selamat datang di Rantauprapat kepada Bupati Malang dan Ketua Tim Penggerak PKK beserta rombongan.

Dia memaparkan bahwa di Labuhanbatu terdapat 12 etnis, diantaranya 46 persen penduduk adalah putera jawa kelahiran sumatera (pujakesuma).

“Di Kabupaten Labuhanbatu memiliki penduduk sekitar 500 ribuan yang tersebar di 9 Kecamatan, 75 Desa dan 23 Kelurahan,” ujarnya, Senin (16/12/2019).

Selama 11 tahun yang lalu, Kabupaten Labuhanbatu dibagi menjadi tiga kawasan, yaitu Kabupaten Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan.

Dimana, Ibu Kota Kabupaten Labuhanbatu yang terletak di Rantauprapat.

“Semoga dengan kedatangan Bupati Malang beserta jajaran yang hadir bisa mengenalkan Kota Rantauprapat di Pulau Jawa,” ucapnya.

Andi Suhaimi juga menjelaskan bahwa Labuhanbatu memang kaya, tetapi hasilnya bahkan limbah cangkang dan janjangan dibawa ke perusahaan luar.

“Kami juga berupaya mengubah pola pikir masyarakat Labuhanbatu agar lebih berinovasi,” ungkapnya.

Disisi lain Bupati Malang Sanusi mengungkapkan, luas dari Kabupaten Malang yakni seluas 356.486 hektar, Kabupaten terluas setelah Banyuasin penduduknya sebanyak 3 juta, kemudian ada 33 Kecamatan, 374 Desa dan 13 Kelurahan.

Kabupaten Malang juga diprogramkan menjadi salah satu dari 10 dinasti pariwisata nasional.

Seperti halnya Danau Toba Sumsel, Borobudur Jateng dan Gunung Semeru Jatim.

“Kita sedang diproses dan mulai jalan untuk kawasan ekonomi khusus yang akan melayani pariwisata dan perdagangan,” katanya.

Saat Rakor dengan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dengan Gubernur dan Kepala Daerah di Jawa Timur. Dia menawarkan, kepala sawit untuk new soulnya dan premium dari Menteri BUMN programnya pak Jokowi.

“Kami dari Malang siap, untuk menyiapkan lahan 50 ribu hektar di Malang Selatan. Yang akan kami tanami itu adalah tanah yang tidak produktif biasanya ditamani jagung. Hari ini saya ajak para Camat agar tau sosialisasi kebawahannya bekerjasama dengan Dinas Pertanian terkait dan saya yang lobi ke pabriknya, tetapi pabrik binaan dari BUMN bukan investor,” ucapnya.

Usai sarapan pagi bersama dan kegiatan temu ramah yang diwarnai dengan pemberian cenderamata dan kenang-kenangan tersebut.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan studi replikasi tentang Pengembangan Budi daya Kelapa Sawit dan Pengolahan Hasil Kelapa Sawit ke Perkebunan PT. Pangkatan.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY