Bupati Labuhanbatu Tinjau Bursa Inovasi Desa

0
44

Reporter : Ricky

LABUHANBATU, SUMUT, Mattanews.co – Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe, S.T.,M.T., didamping Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu Hj. Rosmanidar Andi Suhaimi Dalimunthe, langsung bergerak menuju Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu dalam rangka Bursa Inovasi Desa Cluster I Tahun 2019 yang diikuti oleh 41 Desa dalam 3 (Tiga) Kecamatan, yakni Kecamatan Pangkatan 7 Desa, Kecamatan Bilah Hulu 24 Desa dan Kecamatan Bilah Barat 10 Desa, Kamis (03/10/2019).

Bursa Inovasi desa Cluster I Tahun 2019 dimaksud menetapkan Tema “Amati, Tiru dan Modifikasi” dengan menampilkan Desa-desa percontohan dari luar daerah yang memiliki berbagai inovasi yang unggul dan manfaatnya secara langsung dirasakan masyarakat.

Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa Tahun 2019, Asmadi Batubara melaporkan kegiatan Bursa Inovasi Desa itu diikuti oleh164 peserta, dari setiap desa terdiri dari 4 peserta terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat dan Kader Pemberdayaan Masyarakat.

Hadir dalam acara ini, perwakilan Wilayah Satu Sumatera Utara, Ibu Lilis Ritonga yang berharap Labuhanbatu memiliki inovasi – inovasi yang unggul dan nantinya dapat masuk ke bursa Nasional.

Dalam kesempatan yang sangat penting itu, Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe, S.T.,M.T. memberikan apresiasi kepada Para Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dari Tiga Kecamatan, yaitu Pangkatan, Bilah Hulu dan Bilah Barat.

Bupati menekankan agar TPID ini dapat melakukan inovasi–inovasi yang baru di Labuhanbatu dan minimal dapat mewujudkan satu inovasi dari Kabupaten Labuhanbatu dan terpilih di tingkat Nasional.

“Sebagai Bupati Labuhanbatu, saya juga telah melakukan inovasi di bidang pendidikan yaitu dengan memprogramkan bantuan bidang pendidikan bagi mahasiswa yang masuk keperguruan tinggi negeri, bantuan pendidikan kepada mahasiswa yang berprestasi dan yang kurang mampu yang dulunya hanya diterima mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan saya lakukan inovasi mengikut sertakan perguruan tinggi swasta serta meninjau, menelaah, merubah dan memutuskan Peraturan Bupati Labuhanbatu Tentang Bantuan Pendidikan kepada Mahasiswa Labuhanbatu, gagasan dan kebijakan itu murni lahir dari inovasi yang ada didiri saya, maka saudara-saudara juga harus bisa berinovasi dengan sebaik-baiknya,” katanya.

“Sudah berkali-kali saya sampaikan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki minimal satu inovasi dan hal itu secara serius menjadi perhatian,” sambungnya.

Inovasi yang telah berhasil dilakukan Pemkab Labuhanbatu yaitu di Desa Selat Beting Kecamatan Panai Hulu dengan menanam padi bibit unggul, dan hasilnya luar biasa. “Biasanya panen sekali setahun, sekarang sudah bisa dua kali panen setahun dan akan kita tingkatkan sampai 3 kali panen setahun. Dampak positif inovasi padi persawahan air tadah hujan itu ekonomi petani sawah semakin membaik dan masyarakat kembali giat untuk menggarab lahan sawahnya, kemudian Pemkab Labuhanbatu memberikan asuransi, jika gagal panen akan diberikan bantuan kepada petani senilai 6 juta per hektar,” paparnya.

Bursa Inovasi Desa Cluster I tahun 2019 dihadiri Ketua TP PKK Labuhanbatu Hj Rosmanidar Andi Suhaimi Dalimunthe, Kepala Dinas PMD Zaid Harahap MM, Kepala Dinas Kominfo H Ihsan Harahap ST, Kabag Admin Protokoler Setdakab Labuhanbatu Supardi Sitohang, Camat Pangkatan Chairuddin Nasution, Camat Bilah Hulu Hamdy Erazona dan Perwakilan Camat Bilah Barat, Kapolpos Pangkatan, seluruh Kepala Desa dari Tiga Kecamatan, Pendamping Desa, Peserta Bursa Inovasi, TP PKK Kecamatan, BPD, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM dan Insan Pers.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY