Diduga Bohongi Publik Soal Pemadaman Listrik

10

Reporter : Yudi Ihwan.P

Lampung Utara Mattanews.co – Pihak PLN Kotabumi Lampung Utara, di duga telah melakukan pembohongan publik, dengan mengklaim telah melakukan pemberitahuan terkait jadwal pemadaman aliran listrik di media terbesar di Provinsi Lampung.

Hal itu di ungkapkan oleh salah satu Manager bagian pemasaran Provinsi Lampung, yang ikut hadir dalam mediasi antara pihak PLN persero Kotabumi denoan Pospera, OKP, pihak Kepolisian dan Kejaksaan di Aula rapat Kantor Cabang PLN persero Kotabumi, Selasa (09/04/2019).

Bahkan dengan adanya pernyataan dari salah satu oknum manager tersebut, suasana mediasi sempat memanas, dan Ketua Pospera Lampura, Juani Adami sempat melakukan Deadlock dari ruangan mediasi.

“Kita sebelumnya, sudah memberitahukan hal terkait pemadaman aliran listrik ini, di salah satu media yang ada di Lampung, agar masyarakat mengetahui hal ini,”ungkap Oknum Manager tersebut.

Bahkan dengan adanya pernyataan dari oknum tersebut, Ketua Pospera Lampura, Juani Adami sempat melakukan Deadlock dari ruang madiasi, dan menganggap oknum manager tersebut telah melakukan pembohongan publik, dengan pernyataannya yang mengatakan telah memasang iklan pemberitahuan di dua Media Massa yang terbesar di Lampung, namun oknum tersebut tidak dapat menunjukkan bukti otentik terkait pengumuman yang di maksudnya.

“Kalau memang, pihak PLN persero Kotabumi, telah melakukan pemberitahuan terkait pemadaman aliran listrik, mana buktinya, dan media mana yang di maksud beliau,’ Kata Ketua Pospera Lampura, Juani Adami .

Dan berakhir pihak PLN Bandar Lampung mintak maaf dgn memeluk ketua pospera Lampung utara Menurutnya, pihak PLN area Kotabumi telah mencoba melakukan pembohongan kepada pelanggan dan masyarakat yang ada di Kotabumi.Lampura, dengan berdalih telah melakukan pemberitahuan di madia massa terbesar di Lampung ini.

“Kita hadir di sinikan, atas undangan dari mereka, bukan maunya kita, tetapi dengan adanya pernyataan kebohongan seperti ini, jelas kami sangat kecewa, dan hal itu telah mencoreng nama baik BUMN terbesar di Negeri ini,” cetus Juani.

Editor : Bang YF

loading...

LEAVE A REPLY