Melestarikan Ritual Adat Masossor Manurung di Festival Maradika Mamuju

0
172

Reporter : Edo

Sulawesi Barat, Mattanews.co – Ritual Adat Masossor Manurung adalah ritual keramat kerajaan Mamuju yang dilaksanakan rutin setiap tahun di Sulawesi Barat (Sulbar).

Ritual berupa pencucian keris pusaka yang merupakan warisan Kerajaan Mamuju.

Tahun ini ritual Masossor Manurung dilakukan untuk memperkenalkan adat Mamuju pada kegiatan Festival Maradika. Acara yang dihadiri oleh para tamu kerajaan atau kraton di seluruh Nusantara, di Rumah Adat Mamuju, Selasa (17/12/2019).

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafa menjelaskan, menurut sejarah Kerajaan Mamuju ritual pencucian keris pusaka ini sendiri bermula, ketika suatu masa masyarakat Mamuju mengalami kesulitan berupa kekeringan.

“Gala’gar Pitu atau tujuh orang yang menjadi pemangku adat yang menjadi eksekotor, untuk memandikan dan mencuci keris pusaka Manurung. Air dari proses pencucian kris biasanya disebar ke kebun dan sawah, guna mengatasi kekeringan,” ujarnya.

Keberadaan keris pusaka ini juga, menunjukkan adanya hubungan Kerajaan Mamuju dengan Bali sejak dulu. Makanya prosesi pencucian keris pusaka manurung yang dilakukan gala’gar pitu ini dilakukan dengan ritual Bali.

“Di setiap pelaksanaan prosesi adat masossor manurung ini Warga Bali yang ada di Mamuju juga dilibatkan,” ungkapnya.

Guna pelaksanaan ritual yang berjalan dengan aman dan lancar, personil TNI dan kepolisian juga melakukan pengamanan intensif di sekitar rumah adat sehingga prosesinya tidak terganggu.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY