Pengungsi Korban Gempa Alami Gejala Timbulnya Diare

0
35

Reporter : Fitrah

MALUKU, Mattanews.co – Pasca gempa yang mengguncang pulau Seram, sejumlah warga korban gempa yang telah selama dua hari berada di tenda – tenda pengungsian mengalami gejala timbulnya diare.

Timbulnya gejala diare juga diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Anis Tapang saat dikonfirmasi Mattanews.co, Sabtu (28/09/2019)

“Memang sudah ada gejala diare, namun telah ada tenaga medis pula yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan dilokasi pengungsian untuk mengatasi hal hal yang dialami para pengungsi salah satunya adalah diare itu,” ucapnya.

Ditambahkannya, tenaga medis yang disiapkan tergantung pada poskonya serta jumlah banyaknya pengungsi, maka rata – rata empat medis yang disiapkan pada lokasi pengungsian itu.

“Ada 4 medis yang ditugaskan di posko pengungsian rindam, karena banyak pengungsi korban bencana gempa di lokasi tersebut dan jika sedikit pengungsinya maka hanya ada dua medis saja yang ditugaskan,” jelasnya.

Menurut dia, timbulnya gejala diare pada pengungsi yang berada di daerah rindam itu salah satunya akibat telah banyak dan padat pengungsinya itu sendiri.

“Saya tinjau lokasi sudah ada tiga orang yang kena diare, tapi sudah di rawat oleh tenaga medis,” ucapnya.

Dijelaskannya, fenomena diare seperti itu harus kita antisipasi, jika tidak maka akan makin bertambah lagi, terlebih memang jumlah pengungsi yang padat.

“Pengungsi yang kerap buang air sembarangan juga menjadi masalah yang merepotkan, karena bisa menimbulkan hal negatif juga, diharapkan jangan terjadi lagi,” imbaunya.

Tapang berharap kepada para pengungsi, jikalau memang tidak ada isu tsunami sebaliknya para pengungsian balik saja ke rumahnya masing-masing.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY