Peserta Ujian CPNS Pemko Medan Wajib Tunjukkan E-KTP Asli

0
25

Reporter : Tison

MEDAN, Mattanews.co – Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD&PSDM) Medan Sumatera Utara (Sumut) memberitahu ke seluruh peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, agar wajib menunjukkan asli Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) atau asli surat keterangan perekaman E-KTP yang masih berlaku.

Hal ini sebagai syarat ketika CPNS mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di SMP Negeri 1 Medan, yang berlangsung mulai tanggal 15-17 Februari 2020 mendatang.

“Jika tidak bisa menunjukkannya, maka peserta yang bersangkutan tidak dapat mengikuti ujian SKD,” kata Kepala BKD&PSDM Kota Medan Muslim Harahap di Balai Kota Medan, Kamis (13/2/2020).

Berdasarkan pengumuman No.800/107 tanggal 30 Januari 2020 tentang Jadwal Pelaksanaan SKD CPNS Medan, disebutkan bagi peserta yang tidak dapat menunjukkan asli E-KTP/Surat Perekaman E-KTP, maka peserta dapat menunjukkan kartu identitas lain seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) atau pasport.

Persyaratan ini ternyata berubah, artinya peserta yang mengikuti ujian SKD wajib menunjukkan asli E-KTP/KK.

Serta surat keterangan perekaman E-KTP yang masih berlaku.

“Untuk itu, kita berharap kepada seluruh peserta agar tidak lupa membawanya sehingga dapat mengikuti ujian SKD,’’ ungkapnya.

Para peserta juga dilarang membawa buku-buku dan catatan lainnya, termasuk kalkulator, ponsel, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan, pensil maupun pena.

Peserta juga dilarang membawa makanan dan minuman, senjata api maupun senjata tajam.

Saat ujian berlangsung juga, peserta dilarang bertanya ataupun berbicara dengan sesama peserta ujian.

“Peserta ujian juga dilarang menerima ataupun memberikan sesuatu kepada peserta ujian lain tanpa seizin panitia selama ujian berlangsung,” ucapnya.

Selain itu, juga para peserta dilarang keluar ruangan ujian, kecuali memperoleh izin dari panitia.

Serta selama ujian berlangsung, para peserta dilarang merokok di dalam ruangan ujian.

Muslim menegaskan, agar para peserta jangan sampai terlambat datang ke lokasi ujian.

Sebab, bagi peserta yang terlambat dan ujian sudah dimulai, maka peserta yang bersangkutan tidak diperkenankan masuk dan dianggap gugur.

“Peserta yang kedapatan melanggar tata tertib dianggap gugur dan dikeluarkan dari ruangan ujian, serta dicoret dari daftar hadir dan dinyatakan tidak lulus,” ungkapnya.

Ujian CPNS untuk Pemkot Medan, diikuti sebanyak 2.386 orang peserta dan menggunakan 4 ruangan di SMPN 1 Medan.

Tes ini berlangsung selama 3 hari mulai 15-17 Februari 2020, ujian dengan sistem Komputer Assisted Test (CAT).

Guna mendukung kelancaran ujian, sebanyak 270 unit komputer telah dipersiapkan.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution telah meninjau lokasi ujian dan menyatakan Pemko Medan siap untuk menggelar ujian CPNS tersebut.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY