Pustu Tak Bertuan di Manipa Jadi Sorotan Anggota DPRD SBB

0
106

Reporter : Fitrah

Maluku, Mattanews.co – Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tak bertuan dan tidak ada tenaga medis kesehatan di Kepulauan Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, menjadi perhatian serius anggota DPRD SBB asal Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Arif Pamana.

Menurutnya, pemerintahan daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) SBB, harus mendistribusi tenaga medis kesehatan pada daerah – daerah Kepulauan seperti Buano, Kelang dan Manipa

“Ini seharusnya diprioritaskan oleh Dinkes SBB Anis Tapang, sebab tenaga medis kesehatan sangatlah penting dan dibutuhkan oleh masyarakat. Khususnya pada Pustu, harus ada pemerataan yang dilakukan oleh dinkes setempat,” ujarnya, Senin (16/12/2019).

Dia menilai, banyak bangunan pustu, tapi tak bertuan dan tidak ada tenaga medis kesehatan ditemukan.

Kondisi ini menghambat upaya penanggulangan kesehatan kepada masyarakat, yang ada di wilayah setempat. Terlebih jauh dari puskesmas dan Rumah Sakit Umum (RSU).

“Sampai hari ini belum merata dan maksimal pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Akibat minimnya bahkan tidak ada tenaga medis pada pustu yang ada,” jelas Pamana yang di juluki ‘Si Anak Kampung’.

Dinkes SBB juga harus melakukan evaluasi tenaga medis kesehatan. Dia meminta Dinkes SBB untuk dilakukannya evaluasi di wilayah Piru dan Kairatu, karena sudah melebihi kapasitas pegawai kesehatan.

Hal ini berbanding terbalik jauh dengan daerah yang jauh baik di daerah pegunungan maupun di kepulauan

“Yang ada hanya bangunannya, tapi tidak ada tenaga medis kesehatan. Ini sangat menghambat penanggulangan kesehatan kepada masyarakat. Dan sampai hari ini kelihatan belum merata dan maksimal,” ucapnya.

Dia menegaskan agar Dinkes SBB lebih memperhatikan pustu di Kabupaten SBB, salah satunya di Kepulauan Manipa.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY