Wisuda Abang Wira, Ajang Potensi Pengusaha Muda di Blitar

0
146

Reporter : Robby

Blitar, Mattanews.co – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar menggelar wisuda bagi 53 wirausahawan yang terpilih dalam Audisi Pengembangan Wira Usaha (Abang Wira).

Wisuda ini digelar di Pendopo Sasana Adi Praja, Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, Kanigoro, Rabu (18/12/2019).

Para pengusaha yang diwisuda dalam Abang Wira ini, bergerak dalam berbagai bidang, seperti kerajinan batik, makanan ringan, minuman olahan, dan berbagai usaha kecil lainya.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan, tujuan dengan adanya wisuda ini, agar para wirausahawan di Kabupaten Blitar terus dapat berkarya. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi kemasyarakatan.

Selain itu, dengan berkembangnya jumlah wirausahawan yang mandiri, maka angka kemiskinan di Kabupaten Blitar akan semakin berkurang.

“Wirausaha muda yang berkarya terus dan semangat untuk mengurangi angka pengganguran dan angka kemiskinan, sehingga semakin banyak wirausahawan semakin maju kita ini (Kabupaten Blitar),” ungkap Rijanto, usai mengunjungi stand para Abang Wira, Rabu (18/12).

Mantan Wakil Bupati (Wabup) Blitar ini menegaskan, bahwa 53 Abang Wira yang terpilih ini melalui seleksi yang ketat.

Awalnya ada ratusan pendaftar, namun Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar memilih 53 wirausahawan.

Pemilihan ini meliputi beberapa ktriterai yang harus dipenuhi, diantaranya yakni, semangat dan keinginan yang tinggi.

“Diadakan seleksi karena karena kalau hanya ingin (bisnis), tapi tidak memiliki semangat juga tidak bisa. Selain itu juga harus penya potensi,” ujarnya.

Bagi para wirausahawan yang sudah diwisuda ini, selama empat bulan akan mendapatkan pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM.

Para peserta juga akan diajak berbagai pameran yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Blitar.

Nantinya, akan ada peserta Abang Wira di tahun-tahun berikutnyaz sehingga akan lebih banyak lagi calon pengusaha muda yang tertampung dan mendapatkan pelatihan dari Pemerintah Kabupaten Blitar.

“Tidak hanya Dinas Koperasi dan UMKM, dinas-dinas lain juga memiliki program pengembangan wirausaha di Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Sebagai contoh, Dinas Perdagangan memiliki Abang Makro dan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahgara memiliki Festival Batik.

Terkait pemasaran yang sering menjadi persoalan oelh para pengusaha ini, Rijanto menegaskan bahwa dunia saat ini dalamgenggaman.

Adanya teknologi memudahkan pemasaran melalui internet, sehingga tidak lagi menawarkan dari pintu ke pintu.

“Kalau soal pemasaran, adanya teknologi, mereka lebih canggih ketimbang saya,” ungkapnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY