Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat, Kapolres Kunjungi Anak Penderita Lumpuh Layu

0
74

Reporter : Oldie

OGAN ILIR, Mattanews.co – Sebagai wujud kepedulian antar sesama, Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad mengunjungi seorang anak yang menderita lumpuh layu di Desa Mandala, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (01/07/2019).

Ia adalah Rifka putri pertama dari pasangan Fery dan Heppy Yulia. Bocah yang masih berusia 12 tahun ini diketahui telah mengalami kelumpuhan sejak berusia tiga bulan, pasca panas tinggi dan terkena step.

Kedatangan polisi nomor satu di Bumi Caram Seguguk itu disambut penuh hangat dan sukacita oleh sang Ibu.

“Rifka, Halo nak,” tutur Gazali sembari mengusap kepala bocah yang dalam kondisi terbaring.

Kapolres juga memberikan support kepada sang Ibu untuk tetap semangat dalam merawat dan mengasihi buah hatinya.

“Apa yang kami lakukan ini adalah wujud peduli kami terhadap sesama. Semoga sang ibu bisa diberi kekuatan dan kesehatan selalu untuk merawat Rifka,” ujar Gazali.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga memberikan sejumlah bantuan berupa sembako, perlengkapan bahkan santunan kepada keluarga.

Mantan Kapolres Fakfak ini juga mengatakan, selain sebagai wujud kepedulian polri kepada masyarakat. Kegiatan bakti sosial itu merupakan sebagai rangkaian dalam memperingati HUT ke 73 Kepolisian Republik Indonesia.

“Ya, ini adalah beberapa rangkaian kegaiatan dari Polres OI dalam memperingati HUT ke-73. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan meringankan keluarga,” ungkapnya.

Kapolres juga berharap, Rifka segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah maupun pihak terkait.

Sementara itu, disela kunjungan itu ungkapan terima kasih pun tak henti-hentinya diutarakan Yulia atas kepedulian Kapolres OI.

“Terima kasih Bapak Kapolres atas waktu luangnya untuk mengunjungi kami,” ucapnya.

Yulia mengaku, sejak 2018 yang lalu pihak Polres Ogan Ilir rutin memberikan bantuan. Mulai dari obat-obatan hingga keperluan buah hatinya.

“Ya rutin, kadang dikasih obat. Hampir tiap bulan biasanya selalu ada ibu polisi yang menjenguk kerumah,” kata dia.

Perlu diketahui, pasangan Fery dan Yulia ini hidup dalam keterbatasan ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yulia hanya mengandalkan pendapatan suaminya yang bekerja sebagai sopir truk.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY