“Aksi Sirkus” Enam ABG, Pasca Kampanye Keselamatan Lalu Lintas Millenial

0
258

Reporter : Rachmat

KAYUAGUNG, Mattanews.co – Postingan Camat Kota Kayuagung Dedy Kurniawan di media sosial Facebook mendadak viral. Foto yang ia dokumentasi Senin (25/03/2019) sekitar pukul 16:00 WIB ini, kemudian dibagikan di Akun Facebook miliknya sehari kemudian Selasa (26/03/2019). Dalam unggahan ini, menampilkan beberapa foto aksi remaja tanggung sedang berboncengan motor dengan 6 orang sekaligus.

Dalam unggahannya juga, Dedy juga menambahkan caption “Parah” dengan diakhiri emoticon bingung. Menanggapi aksi nekat ABG ini sendiri, Dedy berpendapat dengan menekankan agar orang tua berusaha berperan aktif dalam mengawasi penggunaan kendaraan.

Ia mengatakan, dengan pengawasan orang tua terhadap kendaraan yang dipakai anaknya, kemungkinan pelanggaran tidak akan terjadi.

“Seperti yang telah disampaikan Bapak kapolres bahwa kecelakaan berawal dari pelanggaran,” ujarnya.

Layaknya pertunjukan sirkus, mereka harus saling berhimpitan mengatur posisi berboncengan sedemikian rupa agar seimbang.

Meski saat hendak difoto, terlihat ada beberapa ABG yang berusaha menolehkan kepala membelakangi kamera ke arah sebaliknya. Namun juga ada dari mereka yang justru tertawa lepas saat motor yang ditunggangi rekannya melaju di ruas Jalan Letjen Yusuf Singedekane Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Karuan saja, unggahan gambaran aksi remaja ini mendapat ratusan komentar dan like dari warganet, diantaranya komentar dari Mat Hasan yang juga Lurah Tanjung Rancing yakni,

“Inilah bukti jaman moderen pak cmt. Jaman di bawah 80an maen tarik tarikan samo daun pisang. hhhhh,” tulisnya.

Komentar tegas diungkapkan Al Hafiz Mukhtar dengan komentar “Kalau anak aku lokak bedempang balik mun cak ini kapan celaka nak nyaroi serumah rumah,” tulis Bhabinkamtibmas Terbaik ini.

Selain ada yang menyayangkan ulah ABG ini, terdapat juga komentar yang menganggap aksin yang dilakukan, merupakan ekspresi kebebasan remaja yang tidak berlaku selamanya,

“Hahahaha anak muda jaman now,,tp dak lamo,,bentar be maen nyo tu,, cuma atraksi be,,” tulisnya.

Rendahnya kesadaran keselamatan lalu lintas ini sendiri, dinilai Kasatlantas Polres OKI AKP Ricky Nugraha sebagai remaja yang bermental rusak. Ia mengatakan, Satlantas OKI tidak pernah berhenti memberikan himbauan terkait ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Menurut perwira ini, Satlantas peduli dengan keselamatan pengendara, sejumlah kegiatan khusus memberikan edukasi bagi kaum millenial sehingga tertib lalu lintas bukan hanya sekedar ucapan.

“Orang yang susah dibimbing ini bisa dikatakan mental orangnya sudah rusak. Mereka menganggap seakan tertib berlalulintas merupakan slogan semata,” katanya saat menjawab pertanyaan dari wartawan melalui chat Whatsapp.

Terlebih lagi, baru dalam hitungan hari, Satlantas Polres OKI menggelar puncak kegiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) dengan dihadiri ribuan peserta millenial.

Ironisnya, entah karena mudah lupa atau justru tidak peduli, enam ABG nekat ini terus melaju, bahkan melintasi lokasi yang sama tempat berlangsungnya kampanye keselamatan lalu lintas bagi kaum millenial.

“Jangan contoh anak anak tersebut dalam mengendarai kendaraan, sayangi nyawa dan keluargamu, jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari, tetap jaga ketertiban dan keselamatan dalam berlalulintas. Apa lagi kita baru saja melaksanakan giat millenial,” tuntasnya.
Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY