Setelah Lukai Polisi, Penyandera 2 Wanita Dihajar Massa

0
246

Reporter : Rachmat

KAYUAGUNG, Mattanews.co – Pembebasan dua sandera pelayan rumah makan Marwa (18) dan Uli (16) milik Seli di Desa Sungai Lumpur Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir berlangsung dramatis, Minggu (14/04/2019).

Meski belum diketahui motif dari penyanderaan yang dilakukan pelaku Untung Bin Guntur (33), warga Sungai Kong Tulung Selapan ini, sempat melukai anggota Pol Airud Polres OKI Bripka Yohanes yang terkena sabetan pisau pelaku.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Saputra didampingi Kapolsek Cengal Ipda Eko Suseno melalui PAUR Subbag Humas Ipda Muhamad Nizar membenarkan peristiwa penyanderaan ini.

Dijelaskannya, menurut keterangan pemilik rumah makan Seli, kejadian ini bermula dari pelaku yang menumpang speed boat secara tiba-tiba menghampiri rumah makan miliknya seraya menyandera seorang anak kecil.

“Setiba dalam rumah makan. Pelayan bernama Marwa dan Uli, turut menjadi sasaran menggantikan anak kecil yang sebelumnya disanderanya dilepaskan pelaku,” jelasnya.

Diteruskannya, mendapat laporan dari pemilik rumah makan, anggota Pol Airud Bripka Yohanes lalu mendatangi rumah makan yang diikuti anggota TNI Angkatan Laut Serka Anton dan Koptu Arhandi.

“Didepan petugas yang mencoba bernegosiasi, meminta pelaku melepas pisau yang berada ditangannya. Meskipun, awalnya pelaku bersedia menyerahkan diri, dengan syarat hanya mau kalau dirinya dibawa ke Pos Airud, namun pisau tidak juga dilepaskan pelaku,” terangnya.

Dilanjutkan Nizar, tidak ingin kedua sandera terluka, polisi mengambil tindakan cepat dengan menendang kaki tersangka.

“Mendapati serangan dari petugas, pelaku yang hendak melarikan diri ini, lalu mengamuk sehingga berhasil melukai kening kanan dan tangan kanan polisi,” urainya.

Nizar mengatakan, menghindari kepungan warga, pelaku hendak meloloskan diri dengan melompat ke sungai. Namun,langkah pelaku dapat dihentikan setelah anggota TNI yang membawa senjata laras panjang mengancam akan menembak jika pelaku nekat melarikan diri.

“Sebelum diamankan petugas, warga yang terlanjur emosi lalu menghajar pelaku. Akibatnya, disekujur tubuhnnya mengalami luka memar,”

Disambungnya, pelaku dan petugas yang terluka mendapat perawatan ditempat berbeda. Hingga saat ini belum diketahui motif dari pelaku yang memilih enggan bicara.

“Hingga saat ini Bripka Yohanes dirawat di Puskesmas Tulung Selapan. Untuk pelaku segera dibawa ke Polsek Cengal, setelah mendapat di Puskesmas Tanjung Harapan,” tandasnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY