Hanya 27 Penumpang yang Terdata di Loket Bus Sriwijaya Bengkulu-Palembang

0
177

Pagar Alam, Mattanews.co – Kecelakaan di Jalan Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (23/12/2019), hingga kini tercatat menewaskan puluhan orang penumpang.

Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara mengatakan, itu murni kecelakaan tunggal yang dialami Bus Bengkulu tujuan Palembang.

Dari laporan petugas Bus PO Sriwijaya di Bengkulu, hanya ada 27 orang penumpang yang terdata di Pool loket bus.

“Dari Pool loket hanya 27 orang, apakah naik.lain lagi di perjalanan, kami kurang paham. Intinya operasi kegiatan dan patroli dilakukan. Kegiatan himbauan dan pemasangan spanduk juga sudah dilakukan,” katanya, Selasa (24/12/2019).

Usai kejadian, warga langsung melapor ke Polres Pagar Alam. AKBP Dolly Gumara dan petugas lainnya langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar 10 menit setelah laporan masuk.

Bus Sriwijaya Bengkulu-Palembang yang terjatuh di jurang Sungai Lematang Pagar Alam (Dok. Humas Basarnas Palembang)

Kecelakaan diduga karena sopir bus menabrak beton pembatas jalan, sehingga bus terjun ke dalam jurang dengan kedalaman 75 meter.

“Bus dalam posisi terbalik setengah di dasar sungai. Diduga dari jalan, bus menggelinding ke bawah, karena ada bambu, tanaman dan pohon yang turut jatuh. Itu dasar jurang itu sungai Lematang,” ujarnya.

Namun hingga kini, dia belum bisa menyimpulkan apa penyebab utama kecelakaan Bus Bengkulu-Palembang ini.

Saat ini anggota Polres Pagar Alam, Basarnas dan Tagana Palembang dibantu warga sekitar, terus mengevakuasi korban yang terjepit di dalam badan bus.

“Korban yang selamat dan mengalami luka-luka, sedang dirawat di RSUD Basemah Palembang,” ucapnya.

Namun dia juga belum bisa memastikan berapa total penumpang di bus tersebut. Karena, hingga saat ini masih ada korban yang terjepit di dalam bus.

Mereka juga masih akan menelusuri, apakah ada korban lain, yang mungkin berada di luar bus, di dalam sungai atau tersangkut di jurang.

Hingga berita ini ditayangkan, berdasarkan data Basarnas Palembang, ada 26 orang korban yang meninggal dunia, 13 orang selamat dan mengalami luka dan 1 orang relawan yang juga mengalami luka saat membantu evakuasi.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY