Gambut Lebih Potensial Ditanami Kacang Ijo dan Kedelai

0
57

Reporter : Adi

PALEMBANG, Mattanews.co – Kebakaran terjadi akibat ulah dari pemahaman masyarakat yang masih kurang dalam mengolah alam. Lahan gambut semestinya tidak ditanami oleh tanaman yang banyak mengkonsumsi air. Lahan juga semestinya selalu terendam air minimal memiliki rawa berair agar tidak mudah terbakar.

“Lahan gambut mestinya ditanami tanaman seperti kacang ijo dan kedelai. Dimana kedua tanaman ini setelah diteliti paling cocok ditanam dikawasan gambut,” jelas Rektor Unsri Prof DR Anis Saggaf saat ditemui dirumah dinasnya, Jumat (20/09/2019).

Menurut penelitian sejauh ini jika ingin alam terutama gambut tetap lestari harusla ditanam tanaman yang tidak banyak mengkonsumsi air seperti kelapa sawit. Selain itu juga tanaman seperti kedelai dan kacang ijo ini Indonesia masih impor. Sedangkan dari sisi ekonomi juga menanam sawit tidak mensejahterakan petani dan masyarakat. Contoh di beberapa wilayah Sumsel banyak yang beralih menanam kopi setelah sempat menanam sawit dilahan tersebut.

“Gambut bagaikan spons sebagai cadangan air disaat kemarau dan menyerap air dikala hujan. Gambut jika sudah terbakar tidak akan mungkin bisa dipadamkan kecuali dengan air hujan itu sendiri,” jelasnya.

Jadi saat ini hendaknya pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga alam. Tindakan pemerintah juga sudah tegas untuk menindak siapa saja yang membakar lahan.

“Pemahaman tentang lingkungan ini harus sampai kebawah agar masyarakat paham serta mengerti bagaimana mengolah dan memanfaatkan gambut secara baik dan benar,” ucapnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY