‘Idasril’ Dikukuhkan Menjadi Ketua FK-PKBP SS

0
178

Laporan : Diah

PALEMBANG, Mattanews.co – 

Forum Komunikasi Pelaku Kuliner Bersatu Palembang Sumatera Selatan (FK-PKBP SS) melangsungkan pengukuhan dan diskusi permohonan kepada pemerintah Kota Palembang dan Sumsel, dengan berharap agar dapat menerapkan keputusan regulasi pajak yang berkeadilan, Rabu (18/12/2019).

Ketua FK-PKBP SS, Idasril mengungkapkan, disini dalam artian seluruh pelaku kuliner ini taat pajak dan bahkan selalu membayar pajak, akan tetapi dengan berkeadilan. Artinya mereka harus membayar pajak sesuai apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Sebelumnya, para pelaku kuliner ini sepakat dan tidak ada satupun yang menolak. Namun, tiba-tiba dari pemerintah Kota Palembang melalui dinas BPPBD mengabarkan di media sosial dan lain-lain, bahwasanya pemerintah Kota Palembang  mulai menerapkan pajak 10 persen ke pedagang nasi bungkus, pempek dan pecel lele, tanpa diberi penjelasan klasifikasinya,” ungkap Idasril, ketika dibincangi awak media di Ballroom Hotel Aston Palembang.

Idasril menjelaskan, hal seperti inilah yang membuat kaget seluruh para pengusaha kuliner. Hendaknya klasifikasinya itu disebutkan, nama makanannya, bukan tempat usahanya saja yang akan di kenakan pajak. Hal seperti inilah yang bisa membuat kaget seluruh pengusaha kuliner di kota Palembang.

“Untuk itulah, hari ini kita diskusikan dengan beberapa narasumber, sehingga kita dapat menemukan solusinya,” ujarnya.

Dengan berdiskusi kali ini, lanjut Idasril, nantinya akan mengarah pada revisi ulang perda yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Kota Palembang.

“Kita juga berharap dan meminta kepada Pemerintah Kota Palembang agar dapat segera mengklarifikasi,” tutupnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY