Indonesia Berpotensi, Namun Masih Jauh Menjadi Negara ‘Adidaya’

0
181

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) yang juga merupakan Wakil Ketua DPR RI 2009 – 2013) M Anis Matta melihat Indonesia adalah negara besar secara demografi dan teritori dengan potensi alam, manusia, budaya, agama, dan ideologi yang beragam dan begitu luar biasa. Dengan beragam potensi itu sudah seharusnya Indonesia menjadi negara adil, makmur dan sentosa atau bahkan seharusnya Indonesia menjadi salah satu negara adidaya di Dunia.

Akan tetapi, faktanya Indonesia hari ini masih jauh dari kata “adidaya”. Jangankan untuk menjadi negara adidaya, untuk mensejahterakan rakyatnya saja Negara ini masih berpeluh susah dengan terengah-engah. Tak cukup hanya sampai di situ, hari ini Indonesia juga tengah dilanda krisis multidimensi yang dimulai dari krisis kepemimpinan.

“Hilangnya sosok pemimpin yang seharusnya bisa membawa Indonesia keluar dari beragam krisis yang ada nampaknya menjadi permasalahan utama bagi bangsa yang sudah 73 tahun ini merdeka,” terang Anis saat dalam dialog kebangsaan dan sarasehan daerah Gerakan Arah Baru Indonesia (agarbi) Sum-Sumbagsel dengan tema merajut kekuatan bangsa menuju kekuatan lima besar dunia, Sabtu (13/07/2019) di Grand Atyasa Convention Center.

Acara tersebut juga dihadiri Edi Santana Putra (ESP) selaku pembina GARBI Sumsel yang pula mantan Walikota Palembang 2 Periode serta anggota DPR RI Terpilih 2019-2024). Kemudian ada juga kader GARBI se-Sumbagsel (Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung) dan Tamu Undangan (Tokoh Politik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda.
Atas dasar keresahan terhadap semua permasalahan itulah Gerakan Arah Baru Indonesia ini hadir.

Gerakan yang diinisiasi oleh beberapa tokoh hebat bangsa ini memiliki tujuan untuk mewadahi ide dan gerak anak bangsa yang akan berkontribusi mewujudkan kemajuan Indonesia sebagai kekuatan ke-5 Dunia. “Arah Baru Indonesia adalah sebuah revolusi cerdas (Smart revolution), di mana perubahan (perbaikan) besar dijalankan tanpa goncangan sosial besar karena kita menekan tombol-tombol perubahan yang tepat. Harapannya, Gerakan Arah Baru Indonesia ini dapat menjadi angin segar yang membawa Indonesia keluar dari keterpurukannya akibat dari berbagai krisis multidimensi yang tengah melanda,” beber Anis.

Anis menyakini bahwa Bangsa Indonesia bisa menjadi kekuatan kelima di dunia. “Dalam bidang apa? Dalam bidang militer, ekonomi dan teknologi. Tiga poin itu bisa diwujudkan apabila sumber daya kita terkelola dengan baik dan potensinya sangatlah besar,” tutup Anis.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY