Ketua PGRI Sumsel Soroti Dampak Penghapusan UN

0
178

Reporter : Diah

Palembang, Mattanews.co Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 yang bertepatan dengan Hari Guru Nasional.

Peringatan ini dirayakan di Hotel Harper Jalan R. Sukamto Kecamatan Kemuning, Kamis (12/12/2019).

Acara dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Riza Fahlevi, Ketua Satpol PP Sumsel Aris Saputra, Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto dan para guru PGRI.

Herman Deru mengatakan guru memiliki tantangan yang berbeda, salah satunya saat ini tantangannya adalah menghadapi dunia digital.

“Untuk menyerap IT ini hendaknya para guru jangan ketinggalan, para guru juga harus lebih update dan para guru juga harus tetap banyak belajar, ” ujarnya, saat ditulis Jumat (13/12/2019).

Sementara itu, Ahmad Zulinto selaku Ketua PGRI Sumsel menuturkan terkait rencana penghapusan Ujian Nasional (UN). Dia mengatakan tak bisa dilakukan dengan tiba-tiba harus ada dasar khusus dengan berbagai pertimbangan.

UN merupakan alat ukur kompetensi pendidikan siswa. Jika UN dihapuskan, maka standarisasi penilaian tiap sekolah akan berbeda, penghapusan UN malah membuat siswa menjadi tidak serius dalam menanggapi kelulusan.

“Anak-anak juga dianggapnya menjadi malas belajar. Karena tidak ada pencapaian yang perlu dituju,” ucapnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY