Pedagang Tuntut Pemprov Sumsel Ambil Alih Pasar Jakabaring Palembang

0
170

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Puluhan pedagang dan masyarakat melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Sumsel, Kamis (13/2/2020).

Para pengunjuk rasa ini menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sumsel mengambil alih pengelolaan pasar induk Jakabaring Palembang.

Koordinator Aksi Hasbi Nusantara meminta Pemprov Sumsel untuk segara memutuskan kontrak terhadap PT Swarna Dwipa Selaras Adiguna,terkait pengelolaan pasar Jakabaring.

Tuntutan ini dilakukan karena pihak ketiga tersebut tidak komitmen terhadap pedagang, dan terdapat dugaan intimidasi kepada para pedagang.

“Kita minta DPRD Sumsel untuk melakukan peninjauan lokasi serta mengkaji persoalan pajak PAD, retribusi pedagang, izin pembangunan, sistem dan manajemen pengelolaan dan meninjau kembali terhadap pengelolaan dan mengambil alih,”ujarnya.

Setelah melakukan aksi demo, para pengunjuk rasa melakukan dialog dengan Anggota Komisi II DPRD Sumsel.

Dalam dialog tersebut anggota Komisi II DPRD Sumsel berjanji, akan menindaklanjuti lanjuti apa yang menjadi tuntutan pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Sumsel Asgianto mengatakan, akan menampung semua aspirasi yang disampaikan dan secara ditindaklanjuti.

“Banyak pungli kata para pengunjuk rasa, nanti akan kita tertibkan secara bersama-sama,”ucapnya.

Menurutnya, retribusi pasar induk Jakabaring dalam sehari bisa mencapai Rp40 jutaan.

Jika dikalikan dalam setahun maka retribusi ini bisa mencapai Rp15 miliar, namun disayangkan banyak kebocoran.

“Jika dikelola dengan baik maka akan memberikan kontribusi untuk PAD,” ungkapnya.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY