Permasalahan Sampah Selesai Jika Masyarakat Sudah Sadar Membuang Sampah

0
12

Reporter : Adi

PALEMBANG, Mattanews.co -Permasalahan sampah menjadi masalah yang kompleks. Bukan hanya peran aktif dari para pemangku pemerintahan saja. Tapi juga tugas bagi masyarakat yang ada disekitarnya dalam mengatasi permasalahan sampah tersebut.

“Kami selaku pemerintah melalui perpanjangan tangan kami yaitu perangkat RT terus mensosialisasikan masalah kebersihan. Bagi kami program kebersihan ini berhasil apabila tidak ada lagi masyarakat membuang sampah sembarangan,” kata Sekcam IT III Palembang Zaid Rahmadian saat ditemui diruangnya, Kamis (11/07/2019).

Ia mengatakan dalam mengatasi masalah kebersihan sudah di upayakan semaksimal mungkin. Dari pemberian sosialisasi melalui perangkat RT saat kegiatan gotong royong setiap Minggu pagi. Pemasangan poster mengenai imbauan tentang larangan membuang sampah. Serta mengurangi titik pembuangan sampah di wilayah tersebut.

Lebih jauh ia berkata mengenai titik pembuangan sampah sementara ini mengalami berbagai kendala. Ada lahan tetapi yang memiliki lahan memberikan waktu hanya beberapa saat saja. Setelah itu harus mencari lahan baru lagi tentu saja ini akan menjadi masalah. Kemudian armada dari DLHK sendiri memiliki kekurangan Armada. Saat ini DLHK memiliki sekitar 80 Armada dimana sebanyak 40 Armada dikonsentrasikan di pasar. Jadi tersisa sebanyak 40 Armada saja untuk mengangkat sampah di Kota dari 250 Armada ideal yang dibutuhkan oleh pihak DLHK.

“Dalam waktu dekat kami akan menyediakan truk sampah. Semoga dengan adanya truk ini semoga bisa mengatasi sebagian masalah sampah di lingkungan IT III saat ini,” ujarnya.

Sementara itu di Kecamatan IT III sendiri tepatnya di Kelurahan 8 ilir sudah terbentuk Bank sampah dari beberapa tahun lalu. Sebetulnya Bank sampah ini sendiri sudah mandiri tanpa campur tangan dari pemerintah. Pemerintah dalam hal ini hanya membantu mengenai hal administrasi saja. Pengolahan sampah plastik diwilayah ini sudah ada pasarnya tersendiri. Sedangkan untuk sampah organik yang dijadikan kompos masih terkendala pemasaran.

“Saya berharap makin banyak masyarakat yang timbul kesadaran sehingga pemanfaatan sampah dilingkungan sekitar makin banyak lagi,” harapnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY