UN Belum Mencapai Standar Kualitas Nilai

0
73

Reporter: Desta Nur Khoiriyah

PALEMBANG, Mattanews.co – Pelaksaan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan oleh sekolah di Indonesia belum mencapai standar kualitas nilai yang ditetapkan secara nasional (menyeluruh) di Indonesia.

Ahmad Muftizar Zawawi, S.Ip M.Ed LM selaku pengamat Pendidikan mengungkapkan, yang sangat fundamental bukanlah soal pencapaian nilai seperti yang disyaratkan secara nasional, melainkan kesediaan infrastruktur atau fasilitas dari pemerintah sampai kepada daerah terpencil.

“Salah satu contoh tempat tinggal saya di Prabumulih, di desa Payuputat. Di sini satu SD pun mereka tidak mengenal yang namanya laptop,” ungkapnya saat diwawancara di Universitas Taman Siswa Palembang, Sabtu (23/02).

Lanjut Mufti, Ketika mereka mau UN itu bingung, akhirnya mereka dikondisikan melakukan pelatihan ke Prabumulih dengan jarak tempuh 22 KM, memakan waktu 2 jam, belum lagi memakan waktu untuk menginap.

“Seperti inilah gambaran bagaimana supaya terbiasa menggunakan komputer untuk mengerjakan soal UN di desa Payuputat,” tegasnya.

Harus disadari bahwasanya orang yang dengan puluhan tahun main komputer dengan orang yang baru seminggu memakai komputer jelas pencapaian akan berbeda.

Mufti sebagai salah satu dosen di Universitas Tamsis ini menambahkan, bahwasanya pencapaian nilai nasional tidak akan terkejar yang dari daerah atau pedesaan. Salah satu contoh, ketika penerapan UN bagus di luar negeri tapi harus juga melihat internal kita siapkah untuk UN yang sudah dipraktekkan di negara-negara lain.

Hal tersebut harus diperhatikan lagi, jangan melihat segala kurikulum yang menurut kita baik, sehingga diadopsi mentah-mentah. Harus dilihat kondisi internal dan kesiapan.

“Harapan kedepannya, pemerintah hati-hati menerapkan kebijakan yang ada, harus dianalisis dulu, kesiapan, penyediaan minfrastruktur yang memadai, kesiapan mental, dan piranti hukum yang kuat, tutupnya.

Editor:Bang YF

Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY