USBN SMP Negeri 6 Kayuagung Gunakan Ponsel Android Untuk Soal Pilihan Ganda

93

Reporter : Rachmat

KAYUAGUNG, Mattanews.co – Meski menggunakan telepon pintar berbasis Android dan manual, pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMP Negeri 6 Kayuagung berjalan normal seperti biasa. Dari 263 peserta ujian, hanya 4 siswa yang menggunakan laptop. Selebihnya, menggunakan ponsel Android.

Ujian yang berlangsung sejak Senin (01/04/2019) hingga Sabtu (06/04/2019), kecuali Rabu (03/04/2019) merupakan hari libur nasional terbilang lancar diikuti siswa. Dalam setiap harinya, siswa mengikuti 2 mata pelajaran dengan waktu masing-masing mata pelajaran selama 120 menit.

Selain menggunakan kertas untuk soal essai, Siswa dapat juga mengisi jawaban pilihan ganda menggunakan masing-masing ponsel miliknya.

Kekurangan dari pelaksanaan ujian ini yakni, penggunaan data internet harus dipersiapkan oleh siswa sendiri, lantaran pihak sekolah tidak mempersiapkan jaringan Wi-fi bagi siswa yang mengikuti ujian.

Kepala Sekolah Suharyanto melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Suharno mengatakan, pelaksanaan ujian hingga memasuki hari kedua tidak ditemukan kendala berarti. Ia justru mengatakan, ujian dengan menggunakan ponsel Android lebih memudahkan siswa.

“Siswa sepertinya lebih mudah mengerjakan dengan aplikasi ini, mungkin karena sudah terbiasa mengunakan ponsel Android,” jelasnya.

Dikatakan Suharyanto, sebelum melakukan ujian ini, pihak sekolah melaksanakan simulasi ujian terlebih dulu. Berbagai teknis, seperti download aplikasi ujian serta cara memasukkan jawaban dan lainnya sudah dipersiapkan.

“Agar berjalan lancar, siswa lebih dulu dibekali hal teknis ujian menggunakan aplikasi Android ini agar lebih mudah dipahami,” jelasnya.

Soal kendala ujian, ia mengatakan, meski masih terdapat kendala, namun ia mengatakan, secara signifikan ujian relatif berjalan baik.

“Kendalanya mungkin karena ponsel Android siswa terdiri dari beragam merk, sehingga kondisi baterai yang tidak semua sama,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengatakan, pihak sekolah sudah mengantisipasi dengan menyiapkan colokan di 13 ruang kelas yang dipakai sebagai tempat ujian. Selain itu juga, untuk menjawab soal essai, pihak sekolah juga telah menyiapkan lembar jawaban

“Sejak kemarin kita persiapkan aliran listrik untuk titik charger di masing-masing kelas. Sedangkan,untuk soal essai, siswa menggunakan lembar jawaban yang telah disiapkan sekolah,” tandasnya.

Editor : Anang

loading...

LEAVE A REPLY