Beberapa Caleg Dapil 1 Muara Enim Minta Dilakukan PSU

0
207

Reporter : Refly

MUARA ENIM, Mattanews.co – Beberapa orang calon legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Muara Enim, antara lain Iswanto (PDI-P), Yones Tober (PKS), M Zen Sukri (Gerindra), Lukman (Perindo), Syaiful Bahri (PKB), M Napoleon (PPP), dan Deni Kristian (Bekarya), sekitar pukul 09.00 WIB mendatangi Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Muara Enim, Senin (29/04/2019).

Mereka melaporkan beberapa dugaan kecurangan pada Pileg 17 April 2019 yang lalu dari Dapil 1 Kabupaten Muaraenim.

Dalam laporan yang diterima oleh dua Staf Penindakan Pelanggaran Bawaslu Muara Enim Firmansyah Putra dan Arif, para Caleg tersebut menuntut beberapa hal.

Pertama, meminta kepada Bawaslu Kabupaten Muaraenim untuk merekomendasikan diadakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh wilayah Dapil 1 Kabupaten Muara Enim.

Kedua, menuntut untuk menunda atau menghentikan rapat pleno tingkat Kabupaten di KPU Kabupaten Muaran Enim yang sedang berlangsung.

“Kecurangan yang kami laporkan ini, seperti temuan C1 yang tidak sesuai dengan perolehan jumlah suara yang seharusnya. Hal ini dari berbagai macam sumber di tiap-tiap TPS se-dapil 1, dari sejumlah oknum-oknum partai terdapat indikasi mencurigakan untuk memenangkan caleg-caleg tertentu,” kata Iswanto didampingi Yones Tober dan M Zen Sukri.

Menurut mereka, hal tersebut terjadi terindikasi hampir di semua Kecamatan pada dapil 1 Kabupaten Muara Enim. “Bahkan juga waktu pleno PPK Gunung Megang, Belimbing, Benakat, Ujan Mas dan Muara Enim kotak suara tidak dibuka di depan saksi-saksi, ini diindikasikan kotak tersebut sudah terbuka dan tidak tersegel lagi,” ujar mereka.

Maka sesuai Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pada Pasal 372 Ayat 2 Huruf A yang berbunyi pembukaan kotak suara dan atau berkas pemungutan dan perhitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam kententuan peraturan perundangan-undangan, mereka menuntut dua hal.

“Kami menghendaki Bawaslu untuk merekomendasikan kepada KPU melakukan PSU dan menghentikan rapat pleno yang dilaksanakan KPU Kabupaten Muaraenim yang sedang berlangsung,“ pinta mereka.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY