Donatus Nimbitkendik Kembalikan Berkas Cabup di PDIP

0
148

Reporter : Mokhsen

PAPUA, Mattanews.co – Hari terakhir menjelang penutupan penjaringan calon Bupati dan wakil Bupati Fakfak periode 2020-2024 yang resmi di tutup Senin 23 September 2019 tepat pukul 21.00 WIT dimanfaatkan sejumlah calon untuk mengembalikan formulir pendaftaran.

Seperti halnya dilakukan oleh Donatus Nimbitkendik yang mendaftarkan diri sebagai Cabup Fakfak periode 2020-2024 hari ini juga resmi mengembalikan berkas pendaftaran pada DPC PDIP Fakfak, Senin (23/09/2019).

Terpantau media ini, Donatus Nimbitkendik hadir langsung dalam pengembalian berkas Cabup di DPC PDIP dan diterima langsung pula oleh ketua DPC PDIP Fakfak Wihel Mina Woi beserta Sekretaris Abram Renmeuw serta ketua penjaring Cabup dan Cawabup Emanuel Temongmere juga anggota panitia Ramli Uswanas.

Dikesempatan itu, Donatus Nimbitkendik yang juga merupakan mantan wakil Bupati Fakfak periode 2010-2015 itu mengungkapkan bahwa dirinya akan menjalani hal sesuai prosedur dan mekanisme pada Partai PDIP sebab merupakan sesuatu yang sangat penting, oleh sebab itu dirinya sebagai calon Bupati pada pilkada serentak 2020 tentunya dapat mengikuti semua proses awal. “Jika tidak demikian maka pastinya akan gagal dalam proses selanjutnya. Proses awal ini merupakan sesuatu yang prinsip, sehingga tidak mau untuk diwakili dalam pengembalian berkas,” ungkapnya.

Dirinya mengaku datang sendiri dalam pengembalian berkas agar bisa menyaksikan langsung penyerahan penerimaan berkas, kemudian juga dapat menerima tanda terima sebagai bukti sah bahwa saya sudah mendaftar pada DPC PDIP sebagai Cabup. “Tentunya juga mengetahui hal apa yang menjadi catatan ataupun kekurangan dalam berkas yang disampaikan langsung oleh panitia kepada saya, sehingga bisa untuk di ikuti,” terangnya.

Terkait siapa yang akan mendampingi dirinya pada Pilkada serentak 2020 nanti, mantan wakil Bupati Fakfak itu menuturkan jika ia masih membuka ruang untuk didiskusikan.

Donatus mengungkapkan bahwa ruang komonikasi politik selalu di buka, sebab menurutnya PDIP adalah Partai Nasionalis dan Partai besar. “Tentunya mempunyai kewenangan dan hak dalam mencalonkan kadernya, sehingga bisa jadi PDIP yang belum mendapatkan Cawabupnya dapat untuk disandingkan dalam mendampingi dirinya di Pilkada 2020,” tutupnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY