Edwin Fast Turut Ramaikan Pencalonan Ketua DKP

0
123

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Berakhirnya periode kepengurusan Dewan Kesenian Palembang (DKP) tahun 2019 ini tentunya akan memilih kepengurusan baru. Setelah muncul nama Didit dan Mpit sebagai bakal calon Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) nama lain yang turut bersaing kembali muncul, dia adalah sosok seniman sekaligus mantan pengurus Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) dua periode Edwin Fast.

Diketahui, sosok Edwin Fast sudah tidak asing lagi bagi seniman-seniman yang ada di Sumatera Selatan bahkan di kancah Nasional. Pada bidang teater Edwin Fast pernah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumatera Selatan di tahun 2011.

Ditemui di kediamannya, pria kelahiran Bandung, 25 juli 1972 ini mengatakan jika dirinya siap dicalonkan dan mencalonkan diri dalam pemilihan ketua DKP nanti.

“Saya siap mencalonkan diri sebagai ketua 100% siap jadi ketua DKP. Siapapun berhak mencalonkan diri jadi ketua DKP. Tentu DKP membutuhkan orang-orang yang berkomitmen menjalani pungsi dan kerja organisasi dewan kesenian Palembang. Semangkin banyak calon itu bagus,” tegas Edwin Fast.

Edwin Fast yang sekarang aktif sebagai penulis naskah-naskah drama, pementasan teater di berbagai kota di Indonesia seperti Palembang, Jakarta, Surabaya Bengkulu dan di daerah lainnya, menyatakan sikap memantapkan diri untuk maju mencalonkan sebagai Ketua DKP. Dirinya juga memang berkutat dunia kesenian terbilang lama dan aktif hingga sekarang, dari berbagai pengalaman diajang kegiatan kesenian menjadikan pengalamannya sebagai bekal untuk mencalonkan diri sebagai ketua DKP.

“Dari pengalaman yang saya dapatkan dalam berkesenian, akan saya tuangkan sepenuhnya demi kemajuan DKP di era digitalisasi agar kesejahteraan seniman menjadi prioritas,” ungkapnya.

Lanjut pria yang pernah mendatangkan WS Rendra (Bengkel teater) ke Palembang pada acara baca puisi tahun 2005 silam itu, dalam mencalonkan diri menjadi ketua DKP ia siap berkompetisi dengan jujur. “Di organisasi Dewan Kesenian Palembang terbagi enam komite, ada komite teater, tari, musik, puisi, lukis, dan film. Fungsi dan tugas sebagai pengurus DKP harus betul – betul dipahami, sehingga bisa menempatkan seniman dan berkarya dengan proporsional dan profesional penembatan orang-orang di komite kerja DKP kedepannya lebih berat. Saya siap berkompetisi,” tutup Edwin.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY