Hujan Petir Sebabkan Terbakarnya Peralatan Listrik di Gardu Induk Baturaja, ini Penjelasan PLN

0
125

Reporter : Adi

LAHAT, Mattanews.co – Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang melanda sebagian wilayah Sumatera Selatan kemarin (Rabu, 13/11/19) sore menyebabkan beberapa rumah dan pohon roboh. BMKG salam situsnya (https://www.bmkg.go.id/cuaca/) pun merilis peringatan dini dengan kalimat ‘Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat di wilayah OKU Selatan, Empat Lawang, OKU Timur, Musirawas Utara, OKU, Pagaralam, Muaraenim, OKI, Lahat, Lubuk Linggau dan Musirawas.

Jaringan kelistrikan pun tak luput dari dampak yang diakibatkan angin dan petir selama hampir sejam itu. Di Gardu Induk Baturaja, angin kencang disertai petir menyebabkan terjadinya kerusakan pada kabel keluaran 20 ribu volt pada transformator 1 (Trafo #1) di gardu induk yang mensuplai Kabupaten Ogan Komering Ulu tersebut.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat, Zamzami dalam keterangannya mengatakan bahwa hujan angin dan petir menyebabkan terjadinya arus hubung singkat di saluran 20 ribu volt.

“Hujan angin deras disertai petir menyebabkan short circuit di outgoing GI Baturaja yang menyebabkan terbakarnya kabel keluaran tegangan menengah, namun untuk peralatan gardu induk sendiri masih aman, karena tidak terkena imbasnya secara signifikan,” jelasnya.

Dampak akibat terbakarnya kabel tegangan menengah tersebut, pasokan listrik ke Kota Baturaja dan sebagian Kabupaten Ogan Komering Ulu mengalami padam. “Sekitar 41 Megawatt terkena imbas dari gangguan tersebut, dan kami langsung lakukan fast respon dengan melakukan manuver melalui jaringan dari Gardu Induk Martapura, Muara Dua dan Prabumulih. Pukul 18.04 WIB, Trafo#3 berhasil dioperasikan sebesar 10 MW, dan pada pukul 20.00 WIB sebagian disuplai dari GI Martapura dan GI Muara dua sekitar 5 MW dan sebagian lagi disuplai dari GI Prabumulih sekitar 2 MW. Selain itu, beban dimanuver dari PLTU Baturaja yang sudah siap backup suplai,” beber dia.

Direncanakan mulai hari ini, Kamis (14/11/2019) Tim recovery PLN akan segera melakukan pekerjaan perbaikan di Gardu Induk Baturaja. “Sejak semalam, tim sudah mulai prepare untuk peralatan dan material, terutama sekali kabel tegangan menengah atau disisi 20 kilovolt dan mulai semalam petugas recovery sudah melakukan perbaikan, mudah-mudahan dalam waktu 2 hari kedepan sudah selesai perbaikannya jika tidak ada kendala yang berarti,” tutup Zamzami.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY