KWT Sari Tani Berharap Pertamina Selalu Berikan Bimbingan dan Penyuluhan Bercocok Tanam

0
66

Reporter : Selfy

PALEMBANG, Mattanews.co – KWT (Kelompok Wanita Tani) mengharapkan agar PT Pertamina selalu memberikan perhatian, bimbingan dan penyuluhan dalam bercocok tanam. Pelajaran dan penyuluhan penting yang diberikan PT Pertamina sejak bulan Mei 2019 lalu, memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Desa Karya Mulia Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih, sehingga terbentuklah KWT Sari Tani yang beranggotakan 17 orang.

“Memang lahan ini milik pribadi, namun kini kita kelola berkelompok. Alhamdullilah, sudah ada hasilnya. Sekitar 125 jenis tanaman dan 655 batang tanaman sedang berkembang. Disini kita masih menggunakan sistem manual, pupuknya pun kita buat sendiri. Walau sekarang terkendala dengan air, namun kami tetap berusaha melakukan terbaik,” ungkap anggota KWT Sari Tani Nissa, Nurjan yang didampingi beberapa rekannya Suparmi, Sugiarti, Linda dan Nurjanah saat Mattanews.co berkunjung di Kawasan Pendampingan Pertaganik (Pertanian dan Toga Organik) KWT Sari Tani, Desa Karya Mulia Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih.

Sejak keberhasilan tanaman kelompok KWT Sari Tani, masyarakat tidak perlu lagi mencari obat ke warung.

“Ya, kami sekarang jarang ke warung, bahkan dikatakan tidak. Kerena obat-obatan sudah tersedia di lahan kita. Selain itu, sayuran dan buahan segar sehat juga ada, semua menggunakan organik. Harapan kami, semoga ke depan pembeli bisa langsung menjumpai kami, jadi kami tidak perlu repot memasarkan hasil kerja kelompok kami,” tambahnya.

Untuk diketahui, kawasan Pendampingan Pertaganik (Pertanian dan Toga Organik) KWT Sari Tani, Desa Karya Mulia Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih merupakan Program CSR PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field.

“Benar, saya selaku penyuluh dan pembimbing KWT Sari Tani cukup berbangga. Pertanian Sehat, Ramah Lingkungan, Berkelanjutan dapat diciptakan. Mereka memanfaatkan lahan dengan cukup baik. Walau terlendala dalam pembuatan kompos, yang kini masih manual dan menggunakan dana yang tidak sedikit, mereka masih berpatungan perminggu,” terang Nurkholik serius.

Harapan ke depan, lanjut pembimbing KWT Sari Tani, “Bisa maju lagi, Bisa menghasilkan, bisa menambah penghasilan rumah tangga dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” tutupnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY