Wakapolda Sumsel Hadiri Lomba Pocil HUT Lantas Ke 64

0
72

Reporter : Reza Fajri

PALEMBANG, Mattanews.co – Dalam rangka HUT Lalu Lintas (Lantas) Ke – 64 Wakapolda Sumsel Brigjend Pol Rudi Setiawan SIK SH MH menghadiri kegiatan perlombaan Polisi Cilik (Pocil) yang di gelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel dan di sambut langsung oleh ratusan Pocil di saat Waka Polda Berjalan Menuju Gedung Dr.Warsito Pakri, Kecamatan Ilir timur II Palembang, Rabu (18/09/2019).

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjend Pol Rudi Setiawan SIK SH MH, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi, Kabid T.I Polda Sumsel Kombes Pol Drs, H Abdul Latif Maulana Said, Wakil Direktur lantas Polda Sumsel, AKBP Dwi Sulstyawan SIK, SH MM, Kabag Bin Ops Dirlantas Polda Sumsel AKBP Siswo Hariyadi, serta para pejabat utama Polda Sumsel yang ikut memeriahkan perlombaan Polisi Cilik.

Wakapolda Sumsel Brigjend Pol Rudi Setiawan SIK SH MH mengatakan pihaknya menghadiri perlombaan yang diselenggarakan oleh Direktorat lalu lintas (Ditlantas) untuk menumbuh kembangkan pendidikan berlalu lintas dari anak usia dini tentunya adalah perlombaan Polisi cilik (Pocil) yang di ikuti oleh anak anak tingkat Sekolad Dasar (SD) se Sumsel.

Dikatakan Wakapolda, perlombaan Pocil ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran tentang bagaimana mereka memahami lalu lintas, bagaimana keselamatan itu menjadi suatu utama menjadi suatu kebutuhan tata tertib berlalu lintas.

“Sehingga sangat perlu pada usia dini inilah, dimana anak-anak mudah dapat menerima semua masukan-masukan dari orang tua atau gurunya. Maka dari itu Ditlantas Polda Sumsel terus menggiatkan acara pendidikan lalu lintas pada anak di seluruh Indonesia dari sejak dini,” jelasnya.

Ditambahkan Rudi Setiawan, pihaknya secara langsung melihat gerakan-gerakan dasar pengaturan lalu lintas, ada juga PBB yang unsurnya disiplin. “Bagaimana mereka mendisiplinkan diri melalui gerakan gerakannya itu tadi terlihat seberapa jauh disiplin dari anak anak tersebut. Harapannya ketika mereka usia dewasa mampu berkendara dan bisa melakukan tata tertib beraluli lintas, tadi para peserta Pocil pergi bersama orang tuanya dan bisa mengingatkan orang tuanya, Bapak ibu pakai helmnya jangan melanggar lampu lalu lintas, batas kecepatan dan jangan melawan arus dan mereka ini akan menjadi agen kita untuk merubah kebudayaan kebudayaan jelek berlalu lintas,” pungkasnya.

Editor : Anang

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY