Adsafelink | Shorten your link and earn money
Reporter: APP
INDRALAYA, Mattanews.co – Puluhan warga Betung, Kecamatan Lubuk Keliat dan Mahasiswa Aliansi Peduli Rakyat Universitas Sriwijaya (UNSRI), melakukan aksi damai terkait sengketa lahan di desa setempat, Jum’at (20/12/2019).
Dalam orasinya, massa mempertanyakan kejelasan Surat Keputasan (SK) Gubernur  Sumatera Selatan, Herman Deru pada 28 November 2019.
Isinya, meminta Managemen PTPN 7 Cinta Manis segera mengambil keputusan terkait 177 Hektar lahan tebu yang disengketakan.

Presiden Mahasiswa Unsri, Muadz mengatakan, pihaknya meminta kejelasan dari PTPN 7 Cinta Manis, mengapa belum juga menanggapi SK Gubernur Sumsel tersebut.

“Dalam SK tersebut memerintahkan PTPN 7  Cinta Manis segera mengambil tindakan terkait sengketa lahan tebu dengan masyarakat Betung. Jika belum ada respon, kami akan melakukan aksi lebih besar lagi,” katanya.

Sementara, salah satu warga Betung, Dedi Krisna menjelaskan, apabila dalam waktu dekat belum ada tanggapan dari PTPN 7 Cinta Manis, maka masyarakat akan mengambil alih paksa atau mengusai lahan tersebut.

“Dasarnya ialah dokumen yang kami miliki, kami ingin menuntut hak bukan menyerobot tanpa alasan. Kami berharap, Menteri BUMN RI dapat menengahi persoalan ini,” katanya.
Editor: APP
Print Friendly, PDF & Email
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here