Ratusan Masa Aksi Anti Korupsi Sumsel ‘Geruduk’ Mapolda Sumsel

  • Whatsapp

 

Reporter : Reza Fajri

PALEMBANG, Mattanews.co – Ratusan masa aksi yang tergabung dari sekretariat bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi Sumsel, ‘geruduk’ depan Mapolda Sumsel. Pasalnya, LSM ini meminta Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan ketidakwajaran penghibahan besi bekas yang dikelola oleh pihak ketiga PT Pusri, Rabu (29/01/2020).

Kordinator aksi (Korak), Alex Kazjuda dalam orasinya mengatakan, pihaknya menuntut adanya indikasi dugaan nepotisme KKN, terkait proses pelelangan atau barang bekas PT Pusri yang dikelola Yayasannya.

Dikatakan Alex, tuntutan transparansi lelang tersebut terjadi pada bulan Desember 2019 lalu.

“Rencana lelang kegiatan sudah dibuka, akan tetapi pada tanggal 8 Januari 2020 keluarlah surat menyatakan bahwa lelang tersebut dibatalkan. Nah,
menurut informasi yang kami terima barang bekas masih keluar pada tanggal 21 Januari 2020 kemarin, sebanyak 31 ton barang bekas dan sampai sekarang yang terbaru,” ujar Alex.

Pihak kami akan terus mempertanyakan dan mengawal sampai proses ini. Besar harapan kami, Kapolda Sumsel kiranya dapat menyerap aspirasi yang diduga adanya nepotisme dan KKN yang dilakukan oleh oknum-oknum lelang tersebut.

“Kami harap penyidik dapat mendalami secara serius permasalahan ini,” tukasnya.

Kasubbid Pid Humas Polda Sumsel, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, memang benar menerima aspirasi LSM ini.

“Silahkan kalau punya fakta yang mengatakan dia korupsi (pemenang lelang_red) kirimkan kepada kami. Baik itu alamat kantor ataupun kontaknya, jika tidak ada berarti fiktif,” terangnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *