Reporter : Gian

CIAMIS, Mattanews.co – Mengutamakan produk lokal untuk pengadaan pangan dalam bantuan pangan non tunai (BPNT) merupakan tujuan utama dalam pedoman umum (pedum) program BPNT.

Seperti yang dilakukan oleh supplier pemenang pengadaan BPNT di wilayah Kecamatan lumbung Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang nampak sedang menjalin kerjasama dengan beberapa penggilingan beras lokal setempat pada Senin (26/10/2020).

PROMOSI

Salah satu Manager Supplier Doni Martin mengatakan, mengedepankan kearifan lokal adalah tujuan mulia utama dirinya selaku pihak ketiga yang diamanatkan para KPM dan agen-agen E-Waroeng khususnya di Kecamatan Lumbung Ciamis.

“Upaya kami bagaimana pengusaha setempat dapat ikut andil dalam program pemerintah ini akhirnya perlahan terwujud. Barusan, dibubuhi dengan surat dukungan dari pengusaha penggilingan padi setempat yang akan bermitera dari mulai saat ini hingga kedepan, ini akan menjadi kebiasaan baru yang berdampak baik bagi ekonomi dan pemberdayaan lokal setempat,” ungkapnya.

Sementara Fatoni Ahmad pemilik penggilingan padi lokal setempat di wilayah kecamatan lumbung mengaku merasa terbantu akan metode perubahan yang dibuat oleh sang supplier.

” Ya kami merasa terbantu, selama ada program BPNT, baru kali ini kami dapat memasarkan beras kami kepada warga kami sendiri,” akunya.

Dikatakan Fatoni lebih dari tiga tahun ia hanya mendengar saja perihal bantuan pangan dari pemerintah tersebut, yang selama ini terjadi adalah beras yang didistribusikan ke wilayahnya merupakan beras dari luar kecamatan lumbung.

“Alhamdulillah dengan kolaborasi bersama PT EBP kali ini kami dapat memasarkan produk pangan ke warga sendiri. Toh Kwalitas beras kami jelas jauh lebih baik dari yang selama ini didapatkan oleh para KPM, mudah-mudahan, ini jadi langkah awal niat baik kita untuk melayani KPM dengan sebaik mungkin,”tandasnya.

Editor : Chitet

 69 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :